FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Sah! Gusde Sidartha Jabat Konhor Republik Ceko Bali Nusra

Sah! Gusde Sidartha Jabat Konhor Republik Ceko. (Istimewa)

KBRN, Sanur : Ida Bagus Gede Sidartha Putra didaulat sebagai Konsul Kehormatan (Konhor) Republik Ceko wilayah Bali, NTB, dan NTT. 

Ketua Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) itu didapuk menduduki jabatan strategis karena dianggap paham tentang Bali dan sekitarnya. 

Praktisi pariwisata yang akrab disapa Gusde ini menggantikan Hermawan Kertajaya yang menjabat setahun terakhir. 

Hermawan menyebut Gusde sebagai sosok yang tepat dalam posisi Konhor. 

"Gusde sudah berproses juga sejak setahun terakhir. Gus de ke Ceko diwawancara lulus, wawancara di Jakarta lulus. Proses surat, akhirnya keluar Maret sebelum COVID-19," katanya kepada wartawan di Griya Santrian, Sanur, Rabu (25/11/2020).

Namun karena pandemi COVID-19, serah Terima jabatan baru dilaksanakan Rabu (25/11/2020). Gus de yang paham tentang Bali dan sekitarnya diyakini mampu mengemban tugas mengayomi warga negara Ceko selama beraktivitas maupun berlibur di 3 provinsi, Bali, NTT, NTB. 

"Kalau situasi normal, orang Ceko sekitar 5.000 orang pertama tahun ke Bali. Belum lagi yang ekspatriat yang memang tinggal di Bali. Jadi kerjaan konsul kehormatan Republik Ceko di bali cukup banyak," ujarnya disela-sela serah terima jabatan Konsul Kehormatan Republik Ceko wilayah Bali, NTB, dan NTT yang juga dihadiri Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. 

"Kalau ada masalah Warga negara Ceko disini. Ada insiden apa, biasanya konhornya dipanggil sama kepolisian. Selama setahun terakhir meski resmi saya, Gus de ini yang menjalankan. Jadi Gus de saya percaya akan nanti jalankan fungsi sebagai konhornya Ceko, beliau yang mengerti Bali. Sekalian NTB, NTT," imbuhnya. 

Konsul Kehormatan Republik Ceko wilayah Bali, NTB, dan NTT, Ida Bagus Gede Sidartha Putra pada kesempatan yang sama mengakui, masyarakat Republik Ceko memiliki ketertarikan berlibur ke Pulau Dewata. 

"Dari 10 juta penduduknya, sekitar 23 ribu sampai 25 ribu turis Ceko ke Bali dan Indonesia pada tahun 2019," ucapnya. 

Gusde menyebut, wisatawan dari pecahan Cekoslowakia ini tertarik datang ke Bali karena budaya. 

Oleh karena itu, ia berharap kedepannya peluang kerjasama antara Indonesia khususnya Bali dengan Republik Ceko dapat tergarap dengan baik. 

Dikatakan, Sanur yang memiliki banyak pelaku usaha Kecil Menengah (UKM) berpeluang meningkatkan volume ekspor ke Republik Ceko. 

"Di Sanur usaha kecil dan menengah (UKM) memang berkembang, termasuk UKM. Hubungan ini bisa diteruskan. Orang Ceko juga sudah ada yang investasi di sini. Ceko memang daerah turis. Setiap tahun dikunjungi 100 juta orang. Ceko memang negara yang cantik berada di tengah-tengah Negara Eropa. Lebih tren sekarang di Praha (Ibu Kota Republik Ceko)," ungkapnya. 

Republik Ceko adalah sebuah negara di Eropa Tengah yang terbentuk setelah bubarnya negara Cekoslowakia. Negara ini berbatasan dengan Jerman di sebelah barat dan utara, Polandia di sebelah utara, Slowakia di tenggara dan Austria di sebelah selatan.

Gusde menyampaikan, hubungan Bali dengan Ceko dapat dimulai dengan tukar menukar pengalaman dalam mengelola pariwisata. Bahkan sekarang ini orang Indonesia suka berkunjung ke Praha karena eksotik. Penduduk di negeri itu memiliki pendapatan yang cukup tinggi lebih dari 30.000 Dolar AS per kapita. 

"Praha lebih terkenal daripada Ceko seperti Bali lebih terkenal dari Indonesia," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00