Harga Sejumlah Bumbu Dapur Mulai Turun

KBRN, Denpasar: Kendati fluktuasi harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional  masih  terus terjadi, namun berdasarkan  hasil pantauan RRI, Senin (06/04/2020) di Pasar Kreneng, Kota Denpasar  untuk komoditas bumbu dapur mulai menurun.  Seorang Pedagang Bumbu Dapur I Made  Sarni yang berjualan di Pasar Kreneng, Denpasar mengatakan  harga  bumbu dapur cenderung mengalami penurunan. Untuk bawang merah saat ini  berkisar 36 hingga 38 ribu  rupiah per kilogram, dari sebelumnya  mencapai 42 ribu rupiah per kilogram. Bawang putih saat ini  dijual seharga 33 hingga 34 ribu rupiah per kilogram dari sebelumnya 40 ribu rupiah per kilogram. Cabai rawit dijual seharga 35 ribu rupiah per kilogram dari sebelumnta 45  ribu rupiah perkilogram dan untuk cabai besar  berkisar 12 hingga 15 ribu rupiah per kilogram  dan tomat 10 ribu rupiah dari sebelumnya  14 ribu rupiah perlikogram.  Kendati ada penuruna harga, Sarni  mengaku   konsumsi masyarakat menurun.01.23

“  Sekarang  pembelinya sedikit, karena pelanggan biasanya buka warung, sekarang warungnya  buka sebentar saja” terangnya.

Ditanga tekait  pasokan barang dari distributor Ia mengaku hingga saat ini masih aman lancar. Sementara Ni Nyoman Merta, pedagang Sembako di Pasar Kreneng Denpasar mengatakan untuk harga sembako seperti gula, minyak dan beras lokal naik. Minyak kemasan  1 liter dijual 15 ribu  rupiah dari sebelumnya 12 ribu rupiah per kemasan,  beras lokal Tabanan saat ini dijual 11 ribu rupiah per kg dari sebelumnya 10 ribu rupiah per kilogram dan telur ayam ras  naik 100 rupiah dari 1400 menjadi 1500 rupiah per butir.

“ Corona ini juga mempengaruhi kenaikan harga barang, apalagi barang dari  Jawa juga sedikit yang masuk ke Bali” bebernya.

Nyoman Merta lebih lanjut mengatakan,  tingkat pembelian konsumen juga  menurun drastis. Terlebih saat ini ada pembatasan  waktu berjualan  pasca pandemic COVID-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00