Okupansi Hotel di Bali Kian Membaik

Kadis Pariwisata Bali Tjok Bagus (IST)

KBRN,Denpasar: Jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestic ke pulau Dewata semakin meningkat seiring membaiknya penanganan Covid19. Kadis Pariwisata Provinsi Bali Tjok Bagus Pemayun kepada RRI di Denpasar, Rabu mengatakan, rata-rata tingkat hunian hotel di Provinsi Bali mencapai 40-50 persen. Namun ada beberapa kawasan tertentu seperti Nusa DUa, Kuta dan Ubud mencapai diatas rata-rata hingga 80 persen. Kadispar Tjok Bagus Pemayun mengatakan, sampai akhir tahun 2022 ditargetkan satu juga wisatawan bisa datang ke Bali.

“ Kami sih tidak menargetkan karena kalau menargetkan kan pakai data proyeksi. Tapi kami dengan BI memang sih targetnya sampai akhir tahun ini sekitar satu jutaan ya,mudah-mudahan itu bisa tercapai” ucap Tjok Bagus.

Kadispar Tjok Bagus Pemayun berharap calon wisatawan tidak ragu-ragu datang ke Bali. Karena Bali aman untuk dikunjungi. Menurutnya pemerintah sudah mempersiapkansegala sesuatunya baik dari hotel,penerbangan,maupun transport sampai didaerah tujuan wisata.

Sementara Ketua PHRI Badung I Gusti Agung Rai Suryawijaya mengatakan, tingkat hunian hotel yang rendah rendah terdapat diKabupaten Karangasem dan Lovina Buleleng. Untuk beberapa hotel di Nusa Dua dan Kuta bahkan mencapai 80 persen.

“ Tingkat hunian Bali sudah mulai membaik ya, dari semua kamar yang dioperasikan sudah bisa mencapai 65-70 persen. Nusa Dua area bahkan sampai 80 persen dan Canggu juga bagus 80 persen. Yang masih dibawah 60 itu Lovina dan karangasem.

I Gusti Agung Rai Suryawijaya mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun domestic terus mengalami peningkatan. Jumlah wisatawan mancanegara perharinya mencapai rata-rata diatas 9 ribu orang, untuk wisatawan domestic bahkan mencapai 15 ribu orang. Untuk menjaga kondisi yang sudah membaik ini seluruh pelaku pariwisata maupun pengelola objek wisata diminta memperhatikan penerapan protocol kesehatan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar