Jelang G-20, Ini Kesiapan Akomodasi Pariwisata Bali

Wakil Ketua PHRI Bali I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya

KBRN, Denpasar: Berbagai persiapan menyambut  presidensi G-20 di Pulau Dewata dilakukan. 

Pehimpunan Hotel dan Restoran  Indonesia (PHRI) Provinsi Bali  bersama instransi terkait lainnya juga telah melakukan berbagai langkah mulai dari verifikasi sistem manajemen pengamanan akomodasi pariwisata, sertifikasi hotel  dan lainnya. Wakil Ketua PHRI Bali I Gusti Agung Ngurah Rai Suryawijaya kepada RRI di Denpasar, Senin (8/8/2022) mengungkapkan  persiapan menyambut presidensi G-20 pada November mendatang sudah sangat siap. Bahkan PHRI telah  gencar melakukan sosialisasi dan sertifikasi  bagi  akomodasi tempat  delegasi menginap.  

Dalam pengamanan akomodasi pariwisata ini, ada 180 kritteria yang harus dipenuhi setiap akomodasi pariwisata yang diverifikasi. Dikatakan  ada  beberapa kriteria yang harus dipenuhi  dari sisi prosedur, standar operasional prosedur,   fisik dan dari sisi SDM.

"Semuanya sudah dilakukan  pemesanan hotel itu sudah dilakukan, negara mana yang akan  menginap di hotel-hotel itu sudah  ada dan sudah terorganisir dengan  baik" 

Rai Suryawijaya berharap G-20 ini bisa berjalan lancar dan  Bali bisa semakin dikenal di mata dunia pasca pelaksanaan G-20. Selain itu Bali akan menjadi pusat perdamaian dunia  lantaran  member dari G-20 ini adalah negara-negara besar dan  menguasai 85 persen perekonomian dunia. 

"Indonesia tidak hanya menjadi host, justru  Presiden Jokowi menjadi presidensi G-20", tegasnya. 

Ketua PHRI Badung itu juga mengajak seluruh  elemen masyarakat bersama-sama mendukung pelaksanaan G-20 ini,  jangan sampai ada  gangguan keamanan termasuk  aksi turun  kejalan yang  dapat mencederai event G-20 .

"Kita  jaga kondusifitas pulau Bali yang tercinta ini dengan  lancarnya G-20 ini, Bali akan menjadi  pusat perdamaian dunia, pusat peradaban dunia dan pariwisatanya akan booming", pungkasi Rai Suryawijaya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar