Dua Agenda G20 di Pindah Ke Jakarta Masyarakat Bali Jangan Kecewa

Kabag Ekonomi dan SDA Setda Kota Denpasar Made Saryawan (IST)

KBRN, Denpasar : Masyarakat diminta untuk tidak kecewa dengan pemindahan dua agenda G20 dari Bali Ke Jakarta karena pemindahan tersebut dilakukan untuk efisiensi. Langkah Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan RI memindahkan dua agenda pertemuan G20 jalur keuangan (Finance Track) dari Bali ke Jakarta karena  penyebaran covid-19 menuai banyak komentar, bahkan dinilai akan berdampak pada perekonomian Bali tahun ini yang sangat mengandalkan pariwisata.

Kondisi ini menurut Kabag Ekonomi dan SDA Setda Kota Denpasar  Made Saryawan harus disikapi bijak oleh masyarakat Bali karena pemindahan ini adalah untuk efisiensi sedangkan puncak pertemuan G20 tetap di gelar di Bali. Kepada RRI di Denpasar Senin (24/01) Saryawan mengatakan untuk rangkaian penyelenggaraan G20 tidak akan banyak berpengaruh pada perekonomian Bali namun pada puncaknya bulan November nanti baru bisa dilihat dampaknya untuk ekonomi Bali."Masyarakat Bali jangan khawatir berlebihan, puncak G20 tetap di Bali. UMKM tidak akan terdampak banyak", ungkapnya.

Sementara itu Bali sebagaimana diputuskan Presiden RI, Joko Widodo, tetap menjadi venue utama presidensi G20 yang puncaknya akan dihadiri oleh Kepala Negara pada KTT bulan November  Tahun ini  di Bali.(Wid)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar