BVA: Bali Pantas Jadi Pulau Karantina

KBRN, Badung : Desakan untuk menjadikan Bali sebagai Pulau Karantina semakin santer belakangan ini. 

Tak sekadar berbicara kesehatan, penetapan Bali menjadi Pulau Karantina juga bakal berimbas positif terhadap perekonomian. 

Desakan ini tentu beralasan, mengingat perekonomian Pulau Dewata dalam dua tahun terakhir tidak beranjak dari tren negatif. 

Ketua Bali Villa Association (BVA) Chapter Badung, Putu Gede Hendrawan menilai, Bali sangat layak menjadi Pulau Karantina. 

"Saya rasa Bali sangat pantas untuk menjadi Pulau Karantina. Karena terputus dari jalur daratan antara pulau yang lainnya. Dan ini Bali merupakan pulau tersendiri," katanya kepada RRI.co.id, Senin (17/1/2022). 

Pengalaman melayani wisatawan mancanegara selama puluhan tahun, kata Hendrawan menjadi modal Bali sebagai Pulau Karantina. 

Tidak sebatas pengalaman, Bali juga cukup mumpuni dari sisi infrastruktur, fasilitas, dan kemampuan sumber daya manusia (SDM). 

"Pegawai hotel sudah terlatih bagaimana melayani dan menjaga tamu sesuai dengan situasi dan kondisi daripada tamu tersebut. Sedangkan dari fasilitas hotel, Bali sudah memiliki hotel sampai bintang lima plus, dan sudah sangat memadai fasilitasnya," tegasnya. 

"Fasilitas dari sisi kenyamanan, keamanan, semuanya sudah disiapkan, bahkan sebelum pandemi Covid-19. Jadi pelaku pariwisata, atau pengusaha hotel, baik itu villa, saya rasa sudah menyiapkan segala sesuatunya demi kenyamanan tamu," imbuhnya. 

Hendrawan menilai, ketika Bali ditetapkan sebagai Pulau Karantina, akan memberikan dampak positif.

Dampak yang bisa dirasakan adalah terwujudnya percepatan pemulihan perekonomian Pulau Seribu Pura. 

"Ini momen tepat di tahun 2022 ini untuk kita bangkit, dengan memanfaatkan Bali sebagai Pulau Karantina," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar