LPD Tumpuan Masyarakat dengan Restrukturisasi Kredit

Seorang warga menerima bantuan sembako dampak pandemi - Ist

KBRN, Denpasar : Lembaga Perkreditan Desa – LPD menjadi lokomotif ekonomi desa adat sekaligus tumpuan masyarakat ditengah pandemic covid 19. Keberadaan LPD dengan restrukturisasi kredit disinyalir meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemic.

Wakil Bendesa Adat Panjer Denpasar I Ketut Sukanata dikonfirmasi RRI di Denpasar, Minggu (16/1/2022) mengatakan, LPD menjadi penyokong ekonomi masyarakat bahkan memfasilitasi terpenuhinya kebutuhan hidup warga terdampak virus corona. Setidaknya warga dapat memenuhi kebutuhan pokoknya, apalagi saat ini harga kebutuhan pokok melambung. Ketut Sukanata tidak memungkiri, Lembaga Perkreditan Desa menjadi lokomotif ekonomi desa adat yang mampu meringankan beban masyarakat dan menggeliatkan ekonomi kerakyatan.

“LPD menjadi tumpuan masyarakat ditengah pandemi dengan keringanan suku bunga kredit. Keberadaan lembaga keuangan milik desa adat itu bahkan menjadi lokomotif ekonomi desa adat ditengah pandemic”, ungkap Sukanata.

Sementara, salah seorang warga Denpasar Kadek Diah Wulandari mengaku, keberadaan lembaga keuangan milik desa adat tersebut sangat membantu masyarakat. Ia menjelaskan, dengan kondisi ekonomi yang belum stabil, LPD bahkan memberikan keringanan kredit untuk menopang perekonomian masyarakat

“Keberadaan LPD sangat membantu masyarakat dengan kebijakan suku bunga rendah, bahkan tidak sedikit LPD yang tidak memberlakukan jaminan kredit”, ucap Diah Wulandari.

Pandemi covid 19 semakin menunjukkan eksistensi lembaga keuangan milik desa adat di Bali. Keberadaan LPD juga memfasilitasi ketidakmampuan masyarakat desa mengakses bank yang mengharuskan adanya jaminan saat mengajukan kredit. Sejumlah LPD di Bali bahkan memberikan restrukturisasi kredit kepada nasabahnya dengan kebijakan suku bunga rendah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar