Resmi! Pantai Legian Terapkan Barcode Bagi Pengunjung

KBRN, Legian : Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Legian memasang stiker dan papan berisikan barcode di akses masuk Pantai Legian, Sabtu (18/9/2021). 

Itu artinya, masyarakat maupun wisatawan nusantara kini harus melakukan scan barcode sebelum memasuki Pantai Legian. 

Ketua LPM Kelurahan Legian, I Wayan Puspa Negara menjelaskan, pemasangan barcode ini untuk menskrining seluruh pengunjung ke pantai dengan bentang 1,6 kilometer itu. 

Stiker barcode ini berjumlah 48 pcs yang terpasang di 24 pintu masuk Pantai Legian. 

"Mereka yang sudah vaksin bisa masuk ODTW (Obyek dan Daya Tarik Wisata). Karena kan ini uji coba. Bagi mereka yang ternyata sudah tahu dirinya ada di posisi warna merah, oranye, dan kuning, ya mereka harus tahu diri lah, jangan masuk ODTW disaat uji coba ini. Tetapi yang hijau silahkan masuk," katanya disela-sela pemasangan stiker dan papan barcode di Pantai Legian, Sabtu (18/9/2021).

"Tetapi bagi masyarakat, mereka yang sudah vaksin dua kali, buktikan dengan aplikasi PeduliLindungi, mereka tervaksin dua kali, mereka bisa masuk ke Pantai Legian," imbuhnya. 

Puspa Negara memastikan, Pantai Legian menjadi ODTW (Obyek dan Daya Tarik Wisata) pertama di Bali yang menggunakan barcode. 

Hanya saja stiker kode bar ini bukan yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan, melainkan dibuat secara mandiri oleh LPM Kelurahan Legian. 

"Kalau kita menunggu barcode dari Kementerian Kesehatan, kan syaratnya ada tiga, pertama harus ada NIB (Nomor Induk Berusaha), kedua harus ada NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), ketiga harus ada izin operasional atau TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata), kita kan tidak ada itu," bebernya. 

"Karena belum ada barcode yang turun, itulah kami bottom up planning. Kami berinisiatif membuat barcode sendiri agar masyarakat bisa diarahkan memasuki aplikasi PeduliLindungi," sambung mantan Anggota DPRD Badung itu. 

Mekanisme penggunaan barcode ini, untuk langkah pertama adalah scan menggunakan ponsel.

Setelah terpindai, warga wajib mengisi NIK (Nomor Induk Kependudukan), Nama Lengkap, dan Nomor Ponsel.

Ketika semua syarat terisi, otomatis masuk aplikasi PeduliLindungi untuk mengakses informasi apakah yang bersangkutan sudah divaksin atau belum. 

Puspa Negara mengatakan, seluruh pintu masuk Pantai Legian yang sudah dilengkapi barcode dipantau Satgas Covid-19 tingkat kelurahan dan Linmas. 

"Tetapi kita berharap, kemandirian masyarakat untuk menyadari dirinya sendiri, untuk melindungi dirinya sendiri, peduli kepada dirinya sendiri, berarti itu peduli kepada orang lain," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00