Bali Dituntut Terapkan Prokes di Atas Standar

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa

KBRN, Bali: Sebagai barometer pariwisata dunia, Bali wajib menerapkan protokol kesehatan di atas syarat standar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Putu Astawa.

Ia berharap objek-objek wisata di Bali dapat terus meningkatkan standar penerapan protokol kesehatan.

Namun, tak hanya objek wisata, wisatawan juga diharapkan tetap mematuhi aturan pemerintah dalam rangka menjaga citra baik pariwisata.

“Masalah penerapan protokol Kesehatan itu masih perlu terus kita tingkatkan lagi, sehingga saya mendorong kesadaran masyarakat semua juga untuk bersinergi bersama-sama dengan pemerintah dalam rangka kita menghindari dari kita terpaparnya covid dan juga menjaga citra baik pariwisata dari manajemen covid ini,” terangnya kepada RRI di Denpasar, Sabtu (15/5/2021).

Putu Astawa menambahkan, semua pihak sangat menantikan pembukaan kran pariwisata di bulan Juli mendatang.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dan insan pariwisata dalam rangka persiapan pembukaan kran pariwisata seperti sertifikasi standar protokol Kesehatan serta pelaksanaan vaksinasi yang kini kian digencarkan.

Namun hal terpenting yang tidak boleh diabaikan, yakni bagimana membangun kepercayaan wisatawan untuk datang ke Bali.

“Memang insan-insan pariwisata kami itu kan mengharapkan keran untuk pembukaan wisatawan mancanegara itu bisa dimulai sebagai sebuah trial gitu. Setelah Trust, berbagai kegiatan telah kita bangun, mulai dari standar penerapan protokol Kesehatan, sertifikasi ya, vaksinasi juga ini telah digencarkan, lalu pengawasan – pengawasan aturan dan sampai simulasi-simulasi di Bandara sudah kita lakukan," ungkapnya.

"Yang terpenting sebenarnya bagi pemerintah sekarang, bagimana agar wisatawan yang ingin berkunjung ke Bali itu, tetep akan percaya confident gitu ya tidak waswas begitu datang ke Bali.  Itu yang perlu kita bangun sebagai langkah persiapan yang paling penting,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00