Pasca Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Kediri Meningkat

KBRN, Tabanan : Dua hari setelah hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Sabtu (15/5/2021) pasar tradisional Kediri Tabanan sepi pengunjung.

Hal ini diakui salah satu juru parkir bernama Wahyu.

Warga asal Megati Tabanan itu mengatakan, areal parkir biasanya tidak mampu menampung sepeda motor.

Namun dalam 3 hari terakhir sepi, bahkan saat ini 50 persen dari kapasitas normal. 

"Kemungkinan para pedagang juga masih banyak yang belum berjualan, masih suasana hari raya, karena banyak pedagang seperti penjual daging ayam dan buah-buahan masih banyak yang tutup," ucap Wahyu.

Sementara hal yang sama diakui Ibu Riyan seorang penjual daging ayam di pasar Kediri Tabanan.

Pasar sepi dan hari raya sudah lewat tetapi harga daging ayam justru mengalami kenaikan.

Kenaikan ini bukan hanya daging tetapi kenaikan harga dari ayam hidup.

Kenaikan daging ayam rata-rata Rp5000 per kilo gram.

"Kenaikan ini dari harga ayam hidup, mana sepi pembeli, kenapa ya setelah hari raya justru harga daging ayam meningkat," ungkapnya.

Ditempat terpisah seorang pedagang buah-buahan bernama Putri juga mengakui pembeli masih sepi.

Sementara harga buah-buahan mengalami peningkatan.

Disamping harga meningkat, buah lokal sepi dipasaran, sehingga hampir sebagian besar buah-buahan yang dijualnya merupakan buah import.

Diakuinya salak sangat sepi dipasaran termasuk buah jeruk.

"Sepi pemblinya karena suasana hari raya dan harga buah juga sedikit naik walau tidak banyak. Buah lokal sepi termasuk salak sangat jarang," kata Putri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00