Akibat Pandemi, Pengelola Usaha Ubah Target Pasar

Salah satu homestay di Kuta, Badung

KBRN, Badung : Pandemi Covid-19 meluluhlantahkan semua sektor dalam kehidupan masyarakat. Termasuk diantaranya sektor perekonomian dan pariwisata. Bisnis homestay yang dulunya sangat menjanjikan, kini akibat terjangan Covid-19 menjadi sepi pengunjung. Hal tersebut dibenarkan oleh seorang pengelola homestay di wilayah Badung bernama Lia. Lia menyebut bisnis homestay yang ditekuninya dari tahun 2016 tergolong ramai dengan market tamu mancanegara kala itu.

"Homestay saya sejak tahun 2016 sampai sebelum pandemi tergolong ramai dengan tamu yang dominan berasal dari luar Indonesia. Namun sejak pandemi yg melanda di tahun 2020, jumlah wisatawan baik dari luar bali maupun luar Indonesia berkurang," ungkap Lia (8/5/2021)

Mengantisipasi penurunan jumah wisatawan berdampak signifikan pada bisnis miliknya tersebut, dirinya mengaku, telah mempunyai sejumlah strategi agar dapat bertahan ditengah pandemi ini.

"Pandemi ini berpengaruh signifikan pada aspek-aspek pariwisata, dan tentunya berpengaruh secara langsung pada homestay saya. Oleh karena itu, strategi yang kami gunakan untuk bertahan di masa pandemi ini adalah dengan melakukan shifting target konsumen,"bebernya

Shifting target konsumen yang dimaksudkan yakni perubahan sasaran pelanggan, yakni yang semula wisatawan luar bali dan luar Indonesia dirubah menargetkan masyarakat lokal dengan sistem promosi. Ia berharap agar pemerintah lebih bekerja keras membangkitkan pariwisata Bali sehingga perekonomian masyarakat bisa kembali pulih.

"Saya harap agar pemerintah dapat membangkitkan pariwisata di bali, sehingga usaha UMKM dapat pulih kembali," harapnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00