RRI Gelar Arja Virtual Ditengah Pandemi COVID-19

Gladi Arja Virtual RRI

KBRN, Denpasar : Keluarga Kesenian Bali (KKB) RRI Denpasar akan menggelar kesenian arja virtual, sehingga bisa dinikmati khalayak melalui media virtual.

Arja virtual yang mengangkat lakon “Pamor Bubuk” menceritakan tentang dampak dari pandemi COVID-19 yang menimbulkan kecemasan masyarakat dan upaya dari Pemerintah serta tenaga medis menemukan obat bagi pasien yang terjangkit virus COVID-19.

Kepala LPP RRI Denpasar Nawir S.Sos, Senin (13/7/2020) mengatakan, arja yang dipentaskan secara virtual sama sekali tidak menghilangkan pakem seni tradisi arja, melainkan menghasilkan pertunjukan seni virtual yang menarik ditengah pandemic covid 19. Diakui, seni pertunjukkan virtual memang tidak mudah karena perlu proses editing hingga menghasilkan pementasan seni yang menarik dan mengobati kerinduan masyarakat Bali terhadap kesenin tradisional arja.

“Melalui teknologi kita manfaatkan pementasan arja ini secara virtual, jadi bisa disaksikan masyarakat secara luas melalui platform digital," jelas Nawir ketika ditemui diruang kerjanya, Senin (13/7/2020).

Sementara sutradara sekaligus penulis naskah arja virtual RRI, I Gusti Made Sumadi alias Bli Tibah mengatakan, garapan arja ini menjadi kreativitas Keluarga Kesenian Bali dan purnatugas RRI Denpasar menyuguhkan kesenian virtual ditengah pandemic COVID-19.

Menurutnya, kesenian arja virtual menjadi tontonan bagi masyarakat yang sangat merindukan pertunjukan arja yang semakin langka.

"Melalui platform digital, para seniman arja dituntut lebih kreatif karena tidak berhadapan langsung dengan penonton, sehingga pertunjukan tetap hidup dan menghibur penonton," ungkapnya.

Kesenian arja virtual diharapkan tidak sekedar pementasan yang ditampilkan melalui platform digital, namun dikemas kreatif dengan konten menarik ditambah efek pencahayaan dengan proses editing menghasilkan karya seni menarik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00