Taman Kumbasari, Spot Foto 'Instagramable' di Kota Denpasar

KBRN, Denpasar : Pemerintah Kota Denpasar berhasil menyulap Taman Kumbasari sebagai destinasi baru bagi masyarakat, dan wisatawan. Awalnya, taman yang kini dihiasai lampu warna-warni, dan mural ini merupakan kawasan yang relatif kumuh.

 

Kesan kumuh ditunjang pekat dan bau amis air Tukad (sungai) Badung yang melintasi Taman Kumbasari. Namun saat ini Taman Kumbasari mampu diubah menjadi objek wisata dengan spot fotonya yang 'instagramable'. Bahkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada pertengahan Mei 2019 menyempatkan waktunya berkunjung ke taman ini.

 

Keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar tampaknya berbuah manis. Salah satu indikator adalah makin meningkatnya kunjungan ke areal Taman Kumbasari. Direktur Utama PD. Pasar Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata mengaku, adanya kenaikan minat berkunjung masyarakat serta wisatawan pasca revitalisasi Tukad Badung, dan Taman Kumbasari. Kondisi itu disebut membawa berkah tersendiri bagi geliat perdagangan di Pasar Badung.

 

"Yang jelas, kami yang di Pasar Badung, pengelola Pasar Badung yang diuntungkan dengan keramaian ini," katanya ketika ditemui RRI di Pasar Badung, Sabtu (6/7/2019).

 

Saat ini kedatangan masyarakat dan wisatawan untuk menikmati suasana Taman Kumbasari rata-rata 1.000 orang perhari. Bahkan ketika diadakan event, kunjungan ke destinasi wisata kekinian ala Korea Selatan itu angkanya bisa melebihi 1.000 orang.

 

"Saya lihat semakin meningkat (kunjungan). Kalau di Pasar Badung wisatawan saja perhari itu sudah hampir mencapai 300an. Nah kita anggap pengunjung Taman Kumbasari itu sampai 1.000, setiap hari itu 1.000 sampai malam. Kalau ada kegiatan beda lagi dia," ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

 

Mantan legislator Kota Denpasar ini membeberkan, dalam waktu dekat akan kembali dilakukan beutifikasi dikawasan Gadjah Mada. Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra disebut berencana menjadikan Gadjah Mada sebagai kawasan heritage, dan mutikultur. Tidak hanya Taman Kumbasari, penataan akan menyentuh perwajahan Pasar Kumbasari, kompleks pertokoan di Jalan Sulawesi, dan Pura Desa.

 

"Apalagi nanti akan ditata kawasan pelataran ini (pelataran Pasar Badung) ya. Pelataran ini ditata, Pak Walikota Denpasar berkeinginan supaya pelataran didepan Pasar Badung ini menjadi square, areal luas. Nanti kalau ketika kita berdiri di pelataran, melihat ke timur ada penataan Jalan Sulawesi dengan pertokoannya. Kalau melihat ke utara ada Pura Desa, ini akan dipangkas gapura pasar yang didepan, diratakan, pohon beringin juga mau dipindah oleh beliau," ujarnya.

 

"Ketika kita berdiri pelataran ini kita melihat utara ada Pura Desa, melihat ke barat ada Pasar Kumbasari yang juga akan direvitalisasi tampak depannya. Kalau melihat ke selatan otomatis Pasar Badung," pungkas Kompyang Wiranata.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00