Wakili Bali Dalam Lomba Ustawa Dharma Gita Tingkat Nasional 2021

Wawali Denpasar Arya Wibawa menerima audiensi duta Denpasar dalam UDG tingkat Nasional tahun 2021

KBRN,  Denpasar : Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional (UDG) 2021 akan dilangsungkan pada  September 2021 ini. Pelaksanaan UDG Nasional tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yakni berlangsung secara semi virtual dikarenakan situasi pandemi covid-19. Dimana Duta Kota Denpasar  mewakili Provinsi Bali dalam Lomba UDG 2021 di tingkat Nasional.

“Walaupun dengan situasi keterbatasan saat ini dalam masa pandemi, para Duta UDG Kota Denpasar yang akat ikut lomba Nasional harus tetap semangat dan percaya diri dalam mengikuti lomba UDG serta pelestarian seni budaya Bali dengan selalu menjaga kesehatan dan stamina walaupun lomba nya dilaksanakan secara virtual," kata  Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa saat memotivasi duta Denpasar yang akan ikut berlomba, Rabu (15/21) di Ruang Rapat Kantor Walikota Denpasar.

Dikatakan generasi muda adalah ujung tombak pelestarian kebudayaan Bali. Kesempatan ditingkat nasional ini dijadikan pengalaman yang berharga. Berbeda dengan pembinaan kesenian tabuh ataupun tari yang sudah berjalan dengan baik, kesenian sastra mendapat perhatian dari Pemkot Denpasar agar frekuensi pembinaan serta pelestariannya berjalan setara dengan jenis seni budaya lainnya di Kota Denpasar. Utsawa Dharma Gita merupakan puncak pembinaan seni sastra yang dipupuk ke generasi muda sejak dini.

Sementara Ketua Widya Sabha Kota Denpasar, Made Suarta Wijaya mengatakan dalam Utsawa Dharma Gita Tingkat Nasional 2021 nanti akan diberangkatkan 2 orang peserta , karena masih dalam masa pandemic, yakni Made Fandy Darma Putra dan I Gusti Agung Yoga Pratama  dari Denpasar Selatan dalam lomba Pembacaan Sloka Remaja Putra Utsawa Darma Gita Tingkat Nasional, Kontingen Provinsi Bali.

Nantinya perekaman secara virtual akan dilaksanakan di  di Hotel Starla Ubud,  sebelumnnya para duta dan pedamping akan dilaksanakan test swab pcr terlebih dahulu yang kemudian mengikuti pengarahan selama 3 hari sebelum perekaman dari Departeman Agama dan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dari tanggal 27 sampai 30 September 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00