Pertanian Bali 4 tahun lagi Hilang

kondisi pertanian di Bali-ist

KBRN ,Denpasar:Alih fungsi lahan pertanian di Bali rata-rata mencapai 2 ribu 800 hektar pertahun.

Pemerintah diminta segera mengambil tindakan konkrit,tidak semata hanya  berwacana.

Pengamat pertanian Bali Prof Wayan Windia di Denpasar senin 28 Juni 2021  mengaku prihatin,dengan kondisi pertanian dan petani di Bali saat ini.

Di satu sisi lahan pertanian terus berkurang,air irigasi kian diarahkan untuk keperluan lain dan sdm pertanian juga 90 persen  berusia diatas 60 tahun.

“Tiang merasa khawatir dengan  ketahanan pangan  di bali,alasannya lahan semakin berkurang, generasi muda juga enggan menggeluti sector pertanian”.ucapnya

Jika pemerintah provinsi Bali tidak segera mengeluarkan regulasi yang jelas tentang  ketahanan pangan,prof Windya memastikan,4  atau 5 tahun mendatang,lahan pertanian di Bali hanya akan  tinggal kenangan

“Apa lagi nanti ada tol,diambil lagi sawahnya untuk Tol,coba lihat di Bay Pass Mantra,banyak lahan pertanian di wilayah tersebut terbengkalai”kata penasehat HKTI Bali itu

Walau pesimis perjuangannnya akan berhasil ,kini jajaran HKTI Bali bersama kalangan dewan provinsi Bali  berupaya mendapatkan anggaran  untuk menggarap sector pertanian.

Ia berharap,Pemprov Bali bisa meningkatkan  jumlah anggaran untuk pertanian dari saat ini 2 persen dari total APBD menjadi minimal 5 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00