FOKUS: #VAKSIN COVID-19

Tangsel Tak Menolerir Penerima Vaksin Covid-19 Mangkir

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie (Aen/RRI)

KBRN, Tangerang Selatan: Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) tak memberikan toleransi kepada para penerima vaksin Covid-19 yang mangkir.

“Kalau dia terdaftar, di rumah dan memang tidak datang ke lokasi, karena alasan keluhan, itu dicoret dan tidak bisa didaftarkan kembali," ungkap Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota Tangsel kepada rri.co.id di Tangerang, Sabtu (6/3/2021).

Berbeda halnya dengan peserta yang sudah datang, sambung Ben, sapaan akrabnya, namun mempunyai sejumlah keluhan atau tak memenuhi syarat. 

"Kalau hari ini dia terdaftar, datang dengan menyampaikan keluhan, karena pusing misalnya. Itu mungkin ditunda ke hari yang lain setelah sudah enggak pusing," ujar Benyamin. 

Dengan demikian, ia mengimbau kepada masyarakat khususnya yang telah terdaftar untuk ikut dalam program vaksinasi tersebut. 

“Karena itu ruginya. Saya mengimbau kepada semua yang sudah terdaftar dari guru, dari masyarakat, dan sebagainya. Datang saja nanti pada waktunya ke tempat-tempat yang penyuntikan," imbuhnya.

Diketahui, untuk vakainasi Sinovac tahap kedua ini, program penyuntikan penangkal Covid-19 diprioritaskan bagi sejumlah kalangan, di antaranya TNI/Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat daerah, guru dan tenaga pendidik, tokoh agama, anggota dewan, serta wartawan.

Ke depannya, juga akan diberikan kepada para pedagang di pasar tradisional. (Miechell Octovy Koagouw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00