Heboh Dua Makam Keramat Tak Tersentuh Banjir

KBRN, Lumajang: Warga di wilayah Kecamatan Biting, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dihebohkan dengan kabar dua makam keramat Sayyid Abdurrahman As Syabani dan makam Arya Wira Radja tidak terendam air pada saat banjir.

Ali, warga setempat mengatakan, padahal makam yang dikeramatkan warga tersebut berada di area atau titik banjir terparah di Perumahan Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono, Minggu (28/2/201).

 "Tidak disangka, sedikit pun tidak menyentuh kain putih penutup batu nisan makam kuno dua tokoh itu, Sementara makam sekitarnya, ada beberapa rusak, bahkan sampai ambles hingga ada pohon besar di pinggir makam roboh,” kata Ali ditemui di sekitar makam, Rabu (3/3/2021). 

Saat banjir, lanjutnya, warga  di perumahan tersebut sempat terisolir dan melakukan pengungsian. 

Selain perumahan itu, sejumlah pemukiman di beberapa Desa di Kecamatan Sukodono Lumajang juga dilanda banjir.

Dikatakan, luapan air banjir yang sangat besar berasal dari Sungai Bondoyudo.

Adapun, posisi area makam lebih dekat dari sungai, baru setelah itu memasuki wilayah Perumahan Biting.

Meskipun posisi dua makam tersebut agak lebih tinggi dari makam lainnya, kata Ali, namun sepertinya tidak masuk akal, karena pada waktu banjir terjadi, rumah-rumah warga di sebelah timur, yang posisinya lebih tinggi dari kompleks makam Biting terdampak banjir.

“Rumah-rumah warga yang di sana itu, kan juga lebih tinggi dari area makam ini. Namun, mereka kena banjir juga. Tapi lihat di sini, pasir yang dekat makam saja kering. Apalagi, karpet tempat duduk para peziarah juga tetap bersih,” pungkasnya. (Buy)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00