Covid-19, Peredaran Miras di Kota Tangerang Marak

Ribuan miras berbagai merk dimusnahkan

KBRN, Tangerang : Peredaran minuman keras (miras) selama pandemi Covid-19 di Kota Tangerang, Banten, marak. Terbukti, 3.140 botol barang haram berbagai merk hasil operasi terpadu dimusnahkan.

“Hal ini dalam rangka menegakan Perda No 7 tahun 2005 tentang Pelanggaran Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol. Barang bukti miras tersebut adalah hasil dari operasi terpadu yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP, Red) dengan Polres Metro Tangerang Kota dan juga dukungan Kodim 0506 Tangerang selama periode Maret hingga Desember 2020 yang didapat dari kios dan warung berlokasi di wilayah Kota Tangerang,” papar Arief R Wismansyah, Walikota Tangerang kepada rri.co.id, Kamis (25/2/2021).

Menurut Arief, semoga dengan kegiatan pemusnahan miras ini, masyarakat semakin disiplin dalam melaksanakan Peraturan Daerah yang ada di Kota Tangerang.

Arief mengaku, peredaran miras di Kota Tangerang adalah hal yang ilegal, oleh karena itu perlu adanya sinergitas pemerintah daerah dengan penegak hukum dan juga masyarakat untuk mewujudkan kota yang aman dan nyaman. 

"Untuk itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kota Tangerang untuk menjauhkan miras dan mari lakukan kegiatan positif yang lebih bermanfaat untuk kemajuan dan kesejahteraan Kota Tangerang," imbuh Arief. 

Kepala Satpol PP Kota Tangerang, Agus Henra menambahkan, jumlah pelanggar Perda No 7 tahun 2005 di Kota Tangerang menurun dari tahun sebelumnya. 

"Tahun 2020 ada penurunan pelanggar yang signifikan, tahun sebelumnya sebanyak 8.268 botol kali ini menjadi 3.140 botol. Hal ini disebabkan adanya sanksi yang tegas dan vonis hakim yang cukup besar sehingga menimbulkan efek jera," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00