Waspadai Pupuk Cair Oplosan, Praktik Pembuatan Diungkap

Amankan 12 Tersangka, Polresta Kediri Usut Kasus Pupuk Oplosan. (foto: istimewa)

KBRN, Kediri: Jajaran Polresta Kediri mengusut kasus dugaan pembuatan pupuk cair oplosan menggunakan kemasan label sendiri.

"Pada kasus ini, kami berhasil mengamankan 12 tersangka dan sejumlah barang bukti," kata Kapolresta Kediri, AKBP Eko Prasetyo, di Kota Kediri, Selasa (23/2/2021).

Selain mengamankan belasan tersangka, ungkapnya, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Misalnya berupa lembar kertas label atau merek pupuk. 

Petugas juga membawa barang bukti berupa bahan baku pembuatan pupuk oplosan.

"Kejadian ini, kami ketahui karena awalnya menerima aduan masyarakat tentang adanya dugaan kegiatan produksi pupuk cair oplosan. Saat itu, Satreskrim Polres Kediri Kota langsung melakukan penggerebekan di sentra pupuk ilegal, di Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri, Senin (22/2)," katanya.

Sementara itu, rincinya, alasan penangkapan 12 orang tersangka tersebut karena mereka diduga kuat terlibat dalam praktik gelap produksi pupuk cair.

"Hingga saat ini, anggota kami masih melakukan pendalaman supaya kasus ini menemukan tirik terang," katanya.

Namun demikian, lanjutnya, kini petugas kepolisian telah mengetahui modus operandi pelaku. Hal ini dilakukan oleh mereka dengan mengoplos pupuk yang tidak laku dan mencampurnya bersama bahan baku tambahan.

"Lalu pupuk yang dihasilkan ini dikemas dengan merek sendiri dan dipasarkan. Misalnya dengan wilayah edar sejumlah daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah," katanya.(ac/ccp) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00