Video Artis Tiktok Undang Kerumunan, Polisi Bertindak

KBRN, Madiun: Video kerumunan tanpa menerapkan protokol kesehatan (prokes) ditemukan di Kota Madiun, Minggu (24/1/2021). Ironisnya, kerumunan itu dilakukan saat pemerintah gencar memutus penyebaran covid-19 melalui pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Video berdurasi 19 detik itu beredar di grup salah satu media sosial (medsos). Di mana dalam kejadiannya terlihat kerumunan tanpa menjaga jarak yang videonya dibagikan salah satu pemilik akun. Diduga lokasinya berada disalah satu rumah makan yang ada di Kota Madiun. Sejumlah komentarpun datang silih berganti.

"Pie jall ngene Iki aku gae acara ae tak undur kok Iki gae acara pie lurrr ....seng bengi di oyak oyak Iki kok sak enak e Dewe lurr pieee...... pedagang kecil di oyak oyak Iki kok ora.... PROTOKOL E ENDII LURDD MADIUN KOTA YA POKOK E ENEK KOLAM RENANG E," tulis salah satu warganet.

Bambang Iswanto, Asisten Manager salah satu rumah makan di Jalan Bali Kota Madiun membenarkan adanya kerumunan saat artis tiktok datang ke tempatnya bekerja. Ia pun awalnya tidak mengetahui jika yang bersangkutan melakukan jumpa fans.

"Jam 14.00 WIB itu kita kedatangan tamu, ada 12 orang. Saya pikir ya sudah kita melayani tamu via order, karena mau makan siang. Memang sebelum jam 14.00 itu banyak anak-anak kecil yang duduk disini saya kira customer. Di resto kok berkerumun minta foto bareng. Memang sebelum makan dia itu dikerumuni anak-anak tadi. Upaya kami, sudah minta mereka untuk pulang. Yang jelas kami tidak mengundang mereka," katanya.

Camat Kartoharjo, Anita Maharani menilai, atas kejadian tersebut, manajemen salah satu rumah makan di Jalan Bali itu kecolongan. Seharusnya ketika ada kerumunan, langsung dibubarkan. Karena itu ia meminta seluruh elemen masyarakat mematuhi aturan yang ada untuk mencegah penularan virus Corona.

"Keadaannya saat ini kan lagi PPKM ya kita patuhi lah. Kita berhak kok membubarkan kerumunan sesuai instruksi walikota," terangnya.

Menindaklanjuti kejadian itu, Polres Madiun Kota langsung bergerak cepat dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi setelah menerima informasi kerumunan massa saat penerapan PPKM disalah satu rumah makan di Kota Madiun.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengaku sudah menerima informasi sejak Minggu (24/1/2021) siang. Kemudian langsung memerintahkan anggotanya beserta tim Satgas Covid-19 untuk datang ke lokasi yang berada di jalan Bali Kota Madiun. Namun setibanya dilokasi, acara sudah selesai.

"Saat ini Kepolisian tengah memintai keterangan saksi-saksi yang berada dilokasi. Seperti pengelola, satpam, dan termasuk artis tiktok yang datang ke acara tersebut," kata AKBP Dewa.

Keterangan ini, kata Kapolres, diperlukan untuk menyimpulkan siapa yang mengajak massa untuk datang ke acara itu. Jika ditemukan unsur pidana, pihaknya tidak segan untuk melakukan proses hukum lebih lanjut.

"Kalau terpenuhi unsur pidananya, ya akan kita proses,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00