Vaksin Jangan Diserahkan ke Pasar Bebas

KBRN, Palangka Raya : Rencana Pemerintah mengizinkan program vaksinasi mandiri masih dalam tahap proses pembuatan aturan main, seiring banyakya perusahaan dan industry di Indonesia, mempertanyakan bisa tidaknya mendapatkan akses Vaksin covid-19 gratis secara mandiri untuk seluruh karyawan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Drg. Anjar Hari Purnomo mengatakan, untuk perusahaan yang menghendaki vaksin mandiri, masih dimungkinkan, tetapi hingga saat ini pemerintah pusat lebih mengutamakan program vaksin gratis yang ditujukkan kepada garda terdepan penanganan covid 19 seperti Tenaga Kesehatan, dan aparat keamanan selesai.

Selanjutnya baru memikirkan bagaimana aturan main terkait pembelian vaksin mandiri yang dilakukan oleh perusahaan, tujuanya agar tidak dijadikan ajang bisnis oleh segelintir oknum distributor vaksin.

Selain itu, pemerintah juga memastikan seluruh masyarakat Indonesia, harus mendapatkan hak yang sama mendapatkan vaksin gratis, agar terhindar dari penularan covid 19, mengenai pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap.

“Hal ini selaras dengan program percepatan program vaksinasi secara nasional yang bertujuan melindungi seluruh masyarakat bukan untuk kepentingan individu dan diberikan secara merata, bukan untuk golongan tertentu yang mendapatkan akses mendapatkan vaksin,” kata Anjar kepada RRI Minggu (24/1/21)

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Dr. Suyuti Syamsul mendukung penuh terbitnya regulasi dari pemerintah mengenai wacana vaksin mandiri, namun saat ini belum bisa diedarkan ke mekanisme pasar bebas, mengingat persedian vaksin terbatas, apalagi seiring dengan berlangsungnya program vaksinasi nasional untuk tenaga kesehatan.

“Tetap dimungkinkan adanya vaksin mandiri dengan kendali penuh dari Pemerintah, dengan harapan wabah ini cepat berlalu, meskipun bukan obat penyembuh, tapi dengan masyarakat mengikuti vaksinasi secara nasional, otomatis akan mendapatkan antibody melawan covid,” ujarnya.

Yang harus dilakukan masyarakat, bersabar menunggu giliran divaksin, kalau memang belum mendapat giliran, masyarakat dapat memperkuat imun tubuh dengan memperbanyak nutrisi makanan bergizi dan menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00