Warga Meninggal Akibat Covid-19 di Aceh Singkil Bertambah

KBRN, Singkil: Warga yang meninggal Akibat Positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Singkil terus bertambah. Warga berinisial S (52), perempuan, warga Gunung Lagan, meninggal dunia saat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bina Kasih Medan, Sumatera Utara.  Sehingga saat ini total warga Aceh Singkil yang meninggal akibat Covid-19 menjadi enam orang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Nurman menjelaskan, atas permintaan keluarga jenazah pasien dimakamkan di Kabupaten Aceh Singkil. Hasil Koordinasi Dinas Kesehatan Aceh Singkil berkoordinasi dengan Rumah Sakit, dan pemakaman diizinkan di daerah, asalkan tidak ada keberatan dari warga sekitar.

“Keluarga meminta untuk dimakamkan di Singkil. Kita berupaya menghubungi ke rumah sakit supaya bisa dibawa pulang ke Singkil. Pihak rumah sakit meminta surat keterangan bahwa tidak ada keberatan warga sekitar untuk dikebumikan di daerah. Itu kita penuhi, semua fasilitas kita penuhi, karena pihak rumah sakit menginginkan dengan protokol kesehatan,” terang Nurman.

Pemakaman sendiri dilakukan pada 30 November 2020 petang sesuai dengan protokol kesehatan. Meskipun almarhumah dinyatakan positif Covid-19, namun Dinas Kesehatan maupun pihak keluarga belum mendapatkan hasil salinan Swab.

“Sekitar jam 3 atau setengah empat, kita melaksanakan pemakaman sesuai dengan Protokol Kesehatan. Kita bekerja sama dengan rumah sakit, puskesmas. Kita laksanakan di Desa Gunung Lagan. Pihak rumah sakit telah menerapkan protokol kesehatan. Artinya, mereka mengatakan sudah positif, tapi kita belum dapat salinan Swab dari rumah sakit.  Ini kita masih berupaya untuk mendapatkan hasil salinannya,” ujar Nurman.

Berdasarkan Data dari Sekretariat Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Covid Kabupaten Aceh Singkil, saat ini jumlah warga yang dinyatakan terkonfirmasi positf Covid-19 sebanyak 174 orang. Dari jumlah tersebut, enam orang meninggal dunia, 153 dinyatakan sembuh, dan 15 orang masih menjalani isolasi mandiri di rumah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00