Melawan Covid, Pilar Satgas Covid-19 Jogja Berpulang

Agus Sudrajat
Kadinsos bersama Wawali Ketika menyerahkan bansos di Kecamatan Kraton
KBRN, Yogyakarta: Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Agus Sudrajat meninggal dunia setelah berjuang melawan virus Covid 19 yang dinyatakan terpapar pada 23 November lalu.

 

Duka mendalam sangat dirasakan Tim Satgas Penanganan Covid 19 Kota Yogyakarta, hal tersebut diungkapkan Ketua Harian Satgas Covid 19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya Selasa (1/12/2020).

 

"Saya berharap kita semua memaafkan segala kesalahan, dan mohon doanya supaya semua amal ibadah pengabdiannya di terima Allah SWT,  dan diampuni dosanya serta Husnul khatimah," katanya.

 

Menurutnya, Agus Sudrajat merupakan salah satu pilar utama satgas yang berhubungan langsung dalam penanganan Covid di masyarakat.

 

"Sejak awal pandemi hingga akhir beliau dan dinsos paling sibuk disamping Dinas Kesehatan, kalau Dinkes masalah medis dinsos masalah sosial membantu masyarakat memperoleh bantuan, dan dapur umum. Yang menyita waktu terkait awal bansos muncul dari menyiapkan data, verifikasi data penerima bansos, perlu bantuan makanan termasuk shelter atau yang harus disuplay dapur umum," jelasnya.

 

Dimata Heroe, Agus Sudrajat merupakan sosok yang tekun dalam menyiapkan data hingga verifikasi data termasuk mempersiapkan shelter dan kebutuhan shelter maupun memudahkan pemakaman bagi warga yang sulit mencari tempat pemakaman.

 

"Kota pasti kehilangan besar, posisi pak Agus ini yang selalu tekun selama ini, serius ketika menyiapkan data-data untuk bansos maupun respon dari banyak hal yang terkait bansos dari pemerintah yang bergelombang berkali-kali. Pak Agus menyiapkan agar datanya benar termasuk menyiapkan shelter, posko-posko di wilayah, mempersiapkan dapur umum, mensuplai sejumlah kegiatan-kegiatan untuk penanggulangan Covid ini, bahkan juga  yang selalu mencarikan tempat pemakaman bagi pasien-pasien yang kesulitan memperoleh makam di Jogja," ungkapnya.

 

Heroe menceritakan, kronologi paparan diketahui setelah dilakukan uji swab 21 November dan diketahui hasilnya pada 23 November. Memiliki komorbit penanganan dilakukan di Rumah sakit Jogja, namun melihat kondisi yang selalu menurun Heroe menjelaskan, dirujuk di Rumah sakit Sarjito dengan harapan penanganan lebih maksimal dengan kelengkapan fasilitas yang dimiliki. 

 

"Kondisi sejak masuk itu selalu menurun karena pak Agus diantaranya komorbit DM, jantung. Sejak masuk kondisi selalu menurun sampai akhirnya kita pindahkan ke Sarjito, karena harapan kita lebih lengkap di ruang penanganan-penganan yang sifatnya darurat supaya bisa terselesaikan, tetapi memang kondisi pak Agus yang juga komorbit ini tidak kunjung membaik juga kondisinya," kata Wakil Walikota Yogyakarta.

 

Sementara itu, Duka mendalam juga dirasakan Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti.

 

"Kita prihatin, semoga Almarhum mendapatkan Husnul Khatimah, keluarga yang ditinggalkan mendapatkan kekuatan," harapnya.

 

Pihaknya menegaskan, kasus paparan Covid yang terjadi di lingkungan pemerintah kota harus menjadi perhatian serius, terutama dalam menegakkan protokol kesehatan baik ketika di lingkungan kerja, maupun ketika berinteraksi kepada masyarakat.

 

"Mnjadi pelajaran bagi kita untuk selalu dan selalu senantiasa menegakkan dan menegaskan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya baik dalam lingkungan kerja baik interaksi pegawai kami dengan masyarakat sosial yang lain," ujar Haryadi.

 

Di jajaran Pemkot ditambahkan Haryadi, paska adanya kasus Covid tidak memberlakukan WFH, namun lebih kepada pencegahan meluasnya kasus pada unit instansi atau karyawan  seeprti melakukan sterilisasi, evaluasi protokol dan melockdown tempat kerja sementara sampai sudah dipastikan aman.

 

"Lebih menegaskan kembali bahwa pelaksanaan protokol kesehatan agar dilaksanakan dan diawasi baik, untuk warga masyarakat yang datang dan ke Balaikota maupun teman-teman kerja di luar kantor Pemkot. Diperhatikan kegiatan seperti Protokol kegiatan bagaimana, kalau tidak aman jangan ikuti. Jadi pembekalan pribadi selalu kita ingatkan," imbuhnya.

 

Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Agus Sudrajat meninggal diusia 55 tahun pada Senin meninggal pukul 10.00 wib, mengabdikan diri di pemerintah kota selama 32 tahun. Pemakaman akan dilakukan tim BPBD Kota Yogyakarta dari Rumah sakit Sardjito langsung di bawa ke pemakaman Sariloyo Gedongkiwo Mantrijeron.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00