Walikota Madiun Ingatkan Pemilik Warung Disiplin Prokes

KBRN, Madiun: Upaya menekan penyebaran covid-19 di Kota Madiun terus dilakukan pemkot. Kali ini, giliran pemilik usaha warung diminta menjadi juru bicara untuk turut serta mengedukasi masyarakat agar disiplin protokol kesehatan (prokes).

Hal itu diungkapkan Walikota Madiun, Maidi usai kegiatan penyerahan sembako dalam rangka HUT ke-49 Korpri di rumah dinas walikota, Selasa (1/12/2020). Maidi menyatakan,  pemilik warung diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Jangan sampai, dia dan pembeli justru menularkan virus corona ke orang lain. Karenanya, ia telah menginstruksikan Satpol PP dan pendekar waras untuk ikut mengawasi dan melakukan patroli. Jika pemilik usaha warung diketahui tidak taat prokes, akan dilakukan rapid tes oleh petugas Dinkes-KB.

"Di warung jangan sampai tidak disiplin protokol kesehatan. Mereka bisa menjadi jubir pemerintah daerah untuk mengerem covid-19," ungkapnya.

Maidi menyatakan, penanganan covid-19 menjadi tugas bersama. Bukan hanya pemerintah dan instansi terkait lainnya, tetapi justru dari kalangan bawah. Termasuk tukang becak hingga penarik gerobak sampah. Dengan begitu, ekonomi tetap berjalan walaupun ditengah pandemi covid-19.

"Cara ini untuk meyakinkan orang yang datang di Madiun. Kalau mereka sehat, orang tidak akan takut datang kesini," imbuhnya.

Tidak cukup protokol kesehatan, pemkot juga menginstruksikan pemilik usaha warung dan pelayan khususnya yang berjualan di malam hari harus menjalani rapid tes. Hasilnya diserahkan ke Satgas Covid-19. Jika belum rapid, maka akan dilakukan rapid tes di tempat. Tidak hanya berlaku bagi warung, tetapi juga kafe.

"Kalau yang sudah rapid, suratnya kasihkan ke saya. Jadi ini untuk meyakinkan dan memastikan bahwa yang melayani masyarakat ini benar-benar sehat," tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00