Buaya Berkeliaran, BKSDA Aceh Pasang Perangkap

KBRN, Singkil : Tim Badan Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Aceh, saat ini sedang memburu seekor buaya di Kepulauan Banyak, Aceh Singkil. 

Upaya penangkapan buaya melalui perangkap itu, di lakukan karena keberadaan habitat hewan liar ini telah menimbulkan keserasahan terhadap warga Desa Haloban dan Asantilah,  Banyak Banyak Barat, Aceh Singkil.

"Berdasarkan laporan yang kita terima, buaya yang di perkirakan sepanjang 4 meter ini telah sering mendarat di permukaan muara dan menampakan diri kepada warga sekitar. Sehingga, masyarakat merasa resah dan khawatir," kata Kepala Seksi BKSDA Resort 18 Aceh Singkil, Sutikno Kepada RRI, Kamis (26/11/2020).

Kemudian Sutikno menyebutkan, upaya penangkapan seekor buaya ini,  tim BKSDA menggunakan peralatan Kerangkeng besi sepanjang 4 meter. Denga peralatan itu, mereka yakin perangkap tersebut mampu menampung buaya yang berukuran hingga sepanjang 5 meter.

"Alat yang digunakan tim ini, adalah perangkap yang di sebut dengan Kerangkeng (bahan yang terbuat dari besi). Mudah-mudahan upaya ini, bisa mendapatkan hasil yang di harapkan," tambahnya.

Lebih lanjut Kata Sutikno, menyikapi munculnya binatang satwa liar ini. Ia menghimbau warga agar lebih waspada, dan mengurangi aktivitas di laut untuk sementara waktu. Walaupun di ketahui, kuala atau tempat muncunya buaya ini, merupakan tempat sandar perahu para nelayan dan sangat dekat dengan pemukiman penduduk.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00