Merawat Adat Desa Ala Guar Bumi Weragati

KBRN, Majalengka: Arti penting menjaga tradisi dan adat desa menjadi topik sentral dalam syukuran adat guar bumi, Senin (26/10/2020). Tema resmi syukuran yang digelar di Desa Weragati, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

"Ngaguar potensi inovasi Jeung Jati diri ngawujudkeun desa mandiri nu ngariksa adat jeung budaya pikeun Majalengka Raharja," kara Kepala Desa Weragati, Ade Dodi Mardianto.

Suasana acara tersebut, tampak meriah dengan diawali sambutan tarian adat daerah dan kemudian karnaval dengan memperlihatkan hasil tani dan produk-produk UMKM dari hasil masyarakat setempat. 

Ade Dodi Mardianto menyebut, seluruh masyarakat turun tangan langsung menyiapkan upacara adat ini. Pihaknya merasa bangga dan sangat berbahagia melihat kebersamaan dan juga gotong royong seluruh elemen masyarakat Desa Weragati dalam mensukseskan penyelenggaraan guar bumi tahun ini. 

"Jadi pada intinya guar bumi tahun ini lebih luas maknanya dengan menampilkan potensi dan juga inovasi dari masyarakat dengan khasanah adat dan budaya desa setempat yang ditampilkan dengan produk-produk UMKM dan hasil pertanian guna mewujudkan desa mandiri," katanya.

Sementara itu, Bupati Majalengka H. Karna Sobahi mengatakan, guar bumi merupakan tradisi adat dan budaya sunda ketika akan mengawali menanam segala macam pertanian. Selain itu juga sebagai bentuk syukur dan doa kehadirat allah SWT agar apa yang akan ditani mendapatkan hasil yang baik.

"Pada kegiatan guar bumi kali ini, kami merasa bangga bisa ikut hadir dalam suasana kegiatan yang meriah ini," katanya.

Bupati berharap, produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat,baik itu hasil tani maupun produk UMKM harus menjadi sumber utama dalam mensejahterakan kehidupan masyarakat desa Weragati.

"Untuk itu harus terus digali potensi-potensi hasil tani dan juga produk UMKM agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Bupati Majalengka.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00