Cegah Covid-19, Pemkot Madiun Belum Izinkan Bioskop Buka

KBRN, Madiun: Pemerintah Kota Madiun beberapa waktu lalu memberikan kelonggaran dengan menambah jam malam dari sebelumnya pukul 22.00 WIB, menjadi pukul 24.00 WIB. Namun, kelonggaran itu belum berlaku pada bioskop. Artinya, pemkot sampai saat ini belum memberikan izin pembukaan kembali bioskop.

Seperti di CGV Plaza Lawu Madiun misalnya. CGV pusat melalui manajemennya yang ada di Madiun beberapa waktu lalu telah mengajukan izin ke pemkot dalam hal ini Satgas Penanganan Covid-19, namun sementara ini belum diizinkan.

Kepala Disbudparpora Kota Madiun, Agus Purwowidagdo mengatakan, pemberian izin pembukaan kembali bioskop tidak serta merta dilakukan. Sebab, pemkot melalui Satgas Covid-19 masih akan melakukan pembahasan dan peninjauan ke lokasi untuk memastikan penerapan protokol kesehatan. Ia tidak ingin, bioskop disebut sebagai klaster baru penyebaran covid-19.

“Sudah ada pengajuan, nanti baru kita rapatkan karena kan ada kebijakan dari pemkot yang harus dipenuhi. Termasuk nanti kita monitoring ke lapangan, ya dalam waktu dekat ini lah kita agendakan ke bioskop yang mengajukan izin saja lo ya, (CGV.red). ” ungkapnya, Senin (26/10/2020).

Sementara itu Humas CGV pusat, Hariman Chalid dalam keterangan tertulisnya menyatakan, sejauh ini ada empat bioskop yang sudah kembali buka. Yakni di Bandung, Batam, Jakarta dan terbaru di Mojokerto pada Jum’at (23/10/2020). Sedangkan lokasi lainnya akan dibuka secara bertahap menyesuaikan pemberian izin dari masing-masing pemda dalam hal ini Satgas Covid-19. Pihaknya mengaku berkomitmen untuk membuka lokasi bioskop setelah dinyatakan layak operasi oleh ketua Satgas Covid-19 masing-masing daerah. Utamanya dalam hal penerapan protokol kesehatan (prokes).

“Kami komitmen untuk membuka lokasi setelah dinyatakan layak dan tersertifikasi oleh pemerintah daerah dari sisi keamanan dan kesehatan,” katanya melalui pesan WA.

Adapun manajemen CGV sudah menyiapkan sejumlah prokes sesuai panduan Kementerian Kesehatan. Diantaranya staf dan penonton diwajibkan memakai masker di seluruh area bioskop. Mengecek suhu tubuh sebelum masuk ke area bioskop. Kemudian melakukan sistem pelacakan pengunjung atau tracing dengan QR code dan manual. Mengurangi kapasitas tempat duduk dengan memberikan tanda silang di ruang auditorium guna menjaga jarak aman antar penonton.

Selanjutnya pembersihan di dalam auditorium, termasuk tempat duduk sebelum dan sesudah penayangan film. Menyediakan hand-sanitizer di sejumlah titik. Menghimbau penonton memesan tiket dan mamin secara daring atau online dengan pembayaran secara digital melalui web aplikasi CGV dan selalu mengingatkan tentang prokes di bioskop.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00