Bodebek Wilayah Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Jabar

KBRN, Bandung: Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar yang juga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, wilayah Depok menjadi Kota pertama di Jawa Barat yang akan melakukan vaksinasi Covid-19. 

Dikatakan pria yang akrab disapa Kang Emil ini, prioritas vaksinasi Covid-19 dilakukan di wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi). Mengingat wilayah tersebut merupakan daerah penyumbang tertinggi kasus Covid-19.

"Kami di Provinsi Jawa Barat dengan Depok sebagai titik berangkat titik simulasi dimulai di tempat yang kita pilih karena kalau vaksin tipe satu yang dibawa itu berhasil lolos uji Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) maka arahnya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Banten. Kelihatannya kami prioritaskan sebagai kota pertama di Jabar yang melaksanakan vaksinasiujar," Kang Emil usai meninjau simulasi vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Tapos Kota Depok, Kamis, (21/10/2020).

Kang Emil berharap dengan penyuntikan vaksin Covid-19 dapat menurunkan kasus Civid-19 di Jawa Barat. Menurut Kang Emil, vaksinasi Covid-19 tidak akan menjamin seratus persen, namun efektif menurunkan kasus Covid-19.

"Vaksin juga tidak jaminan 100 persen, yang ada mendekati persentase mayoritas. Kalau 100 persen (hilang) saya kira juga takabur," ucapnya.

Ia mencontohkan, bagaimana keberadaan virus cacar sebelum ada vaksin yang kasusnya tinggi namun setelah ada vaksin turun bahkan sampai tidak ada dalam sekian tahun.

Kang Emil juga menambahkan, simulasi kali ini sebagai persiapan menghadapi gelombang kedua penyuntikan vaksin yang dibuat di dalam negeri. 

Sementara vaksin Covid-19 tersebut,  masih dalam tahap uji klinis di Bio Farma dan akan diproduksi pertengahan tahun depan.

"Nanti ketahuan satu puskesmas bisa melakukan pelayanan vaksinasi berapa jumlahnya. Misal 100, nanti kami hitung berapa jumlah puskesmas di Depok, kalikan jumlah sasaran. Simulasi ini pentingnya itu. Kalau tidak cukup,  gedung serbaguna gedung bulutangkis harus kita sulap menjadi tempat vaksinasi," imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00