Pegawai Terinfeksi Covid-19, Kantor BKD Solo Ditutup

Foto caption: Kantor BKPPD Surakarta di Kompleks Balaikota Surakarta, ditutup sementara satu pekan. Dok Mulato

KBRN, Surakarta: Kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) di Kompleks Balaikota Surakarta kembali ditutup untuk kedua kalinya selama pandemi Covid-19 mulai Kamis (22/10/2020) sampai Senin (26/10/2020). Penutupan dilakukan karena ada satu pegawai yang dinyatakan positif Covid 19.

"Penutupan kantor mulai Jumat besok sebenarnya. Namun hari ini sebagian ASN masih di kantor menyelesaikan tugas-tugas, sedangkan sebagian lain sudah WFH," kata Kepala BKPPD Surakarta Nur Haryani, Kamis (22/10/2020). 

Nur Haryani menyampaikan, satu pegawainya diketahui positif Covid-19 saat menjalani rapid tes untuk kepentingan pekerjaan di Badan Kepagawaian Negara (BKN). Hasil rapid reaktif kemudian dilanjutkan Swab dan ternyata kendatipun dalam kondisi sehat hasilnya positif Covid-19.

"Ini rencana mau ke Jakarta mau ngurus CPNS ada undangan rapat tapi harus melampirkan rapid, kok hasilnya reaktif ditindaklanjuti dengan swab hasilnya positif. Karena mintanya DKK satu minggu sebelumnya harus ikut swab semua," bebernya.

Ketua Satgas Covid 19 Surakarta Ahyani mengakui ada penutupan satu kantor di Kompleks Balaikota Surakarta. Ahyani menyebut pegawai yang dinyatakan positif saat ini sehat.

"Iya ada satu kantor ditutup karena ada yang positif. Kantornya di Balaikota, ini satu orang yang positif tapi kondisi sehat," jelasnya.

Sedangkan jumlah kasus Covid-19 di Kota Bengawan terus bertambah, pada Rabu malam ada 8 kasus baru. Dari jumlah itu ada satu di antaranya yang berasal dari tracing kontak warga yang melakukan uji swab mandiri. Tambahan 8 kasus itu, perincian berdomisili 3 orang dari Mojosongo. 

"Kemudian, masing-masing seorang dari Kelurahan Manahan, Kedunglumbu, Sewu, Jebres, Pucangsawit, dan Mojo," beber Sekretaris Satgas Covid-19 Surakarta dr Siti Wahyuningsih.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00