Risma: Awasi Anak-anaknya, Agar Tidak Demo

KBRN, Surabaya: Sejumlah elemen masyarakat Kota Surabaya, bersama dengan Forkopimda Kota Surabaya, bertekat untuk menjaga Kota Pahlawan ini dari segala bentuk tindakan anarkisme. Salah satunya, dengan Deklarasi Damai yang diikuti seluruh masyarakat dari 31 Kecamatan.

Hal itu dilatar belakangi oleh sedang gencar penyampaian aspirasi masyarakat terkait penolakan Undang Undang Omnibus Law. Walikota Surabaya, Tri Rismaharini menekankan, agar seluruh masyarakat menjaga kamoungnya masing masing, serta menjaga anak anaknya masing masing, agar tidak turut serta.

"Warga kita minta untuk menjaga kampungnya masing masing. dan kemudian juga menjaga anak anak untuk mereka tidak ikut terlibat didalam kegiatan yang mereka tidak ngerti, jadi esensinya itu," ujarnya, Selasa (20/10/2020).

Untuk pengamanan, Risma menyampaikan, jika sudah ada kepolisian dan dibantu oleh aparat TNI, yang bertugas menjaga wilayah di luar. Sehingga, dengan demikian diharapkan semua bisa dilakukan dengan baik, karena seluruhnya sama sama menjaga.

Dalam kesempatan yang sama, menurut Kapolda Jatim, Irjen Pol Fadil Imran, yang paling penting saat ini adalah, bagaimana mencegah para pelajar agar tidak ikut aksi.

"Yang penting sekarang adalah, bagaimana mencegah mereka untuk tidak terlibat didalam setiap tindakan tindakan yang dapat beresiko hukum kepada mereka," katanya.

Ia menegaskan, pendekatan yang dilakukan melalui preventif atau pencegahan dinilai lebih baik. Sehingga tidak menunggu mereka terlanjur melakukan tindakan atau pelanggaran hukum.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00