Mulai Besok, Kebijakan Jam Malam Depok Dilonggarkan

KBRN, Depok : Setelah menuai berbagai macam reaksi publik terkait kebijakan jam malam pemerintah kota (Pemkot) Depok, akhirnya kini mulai dilonggarkan. Jika dalam aturan sebelumnya pembatasan aktivitas warga (PAW) di malam hari untuk operasional tempat usaha dan aktivitas warga dibatasi sampai jam 18.00 WIB kini diubah menjadi 21.00 WIB.

Keputusan pelonggaran tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 443/347/Kpts/Dinkes/Huk/2020. Revisi kebijakan jam malam untuk pelaku usaha itu berlaku selama dua pekan ke depan mulai Sabtu (19/9/2020) hingga Sabtu (3/10/2020).

Juru Bicara (Jubir) Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (TGTPPC) Kota Depok, Dadang Wihana dalam siaran persnya mengatakan dengan perpanjangan jam buka usaha diharapkan bisa menjadi jalan tengah atas berbagai reaksi masyarakat. Namun diminta pelaku usaha tetap mematuhi protokol kesehatan demi menekan angka penyebaran virus covid-19.

"Pemberlakuan jam malam operasional tempat usaha yakni mulai toko, minimarket, pusat perbelanjaan, rumah makan, kafe, dan tempat usaha kegiatan lainnya," terang Dadang, Jumat (18/9/2020).

Meski dilonggarkan, Dadang menyatakan bahwa kebijakan ini akan terus dipantau dengan mempertimbangkan perkembangan situasi khususnya terkait angka positif covid-19 di Depok. "Batas waktu tersebut bisa saja berubah ketika status Depok sudah membaik. Dari zona merah ke zona orange maupun hijau kasus Covid-19," tutur Dadang.

Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan pelonggaran pembatasan aktivitas warga di malam hari ini untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

"Kami mengevaluasi, sangat berdampak dan sangat menganggu aktivitas ekonomi warga di malam hari. Tapi, kami berpesan agar warga tetap patuh dengan protokol kesehatan, pakai selalu masker, cuci tangan, dan jaga jarak," tuturnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00