SMK di Aceh Dapat Masker Merah Putih

KBRN, Banda Aceh: Dinas Pendidikan Aceh menyalurkan masker vokasi merah putih kepada SMK di Provinsi Aceh. Penyaluran itu sebagai bentuk mensukseskan gerakan 1 juta masker yang sebelumnya telah diluncurkan oleh Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Prosesi penyaluran secara simbolis dilakukan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi. Dia mengaku menyambut baik dalam mensukseskan program Pemerintah menjadikan masker untuk semua. Terlebih targetnya masker yang dibagikan dua kali lipat dari jumlah penduduk.

"Nah, Kemendikbud sudah menyahuti langsung dengan cepat," kata Sunawardi yang juga Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Aceh di SMK Negeri 3 Banda Aceh, Sabtu (15/8/2020).

"Tentunya kita harapkan dapat diikuti oleh kementerian-kementerian yang lainnya di Indonesia," lanjutnya.

Sebab menurutnya, penggunaan masker menjadi kunci bagi upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Perlu dijadikan masker sebagai keharusan setiap masyarakat untuk menggunakannya," ujar Sunawardi. 

Lebih lanjut Sunawardi mengaku mengapresiasi eksistensi pelaksanaan protokol kesehatan di satuan pendidikan di Aceh. Di mana, hampir seluruh daerah sudah menyediakan fasilitas seperti tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, hingga pembatasan di dalam kelas.

"Sejauh ini kita melihat sudah sangat efektif fasilitas-fasilitas yang disediakan di sekolah-sekolah. Tentu diperlukan pengawasan yang lebih baik lagi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Rachmad Fitri mengatakan, pihaknya sudah mengintruksikan kepada seluruh satuan pendidikan di Aceh untuk bersungguh-sungguh mematuhi protokol kesehatan dan Prosedur Operasional Standar (POS) Pendidikan.

"Dimanapun berada selalu gunakan masker, patuhi protokol kesehatan dan taati Prosedur Operasional Standar (POS) Pendidikan. Nah, dengan adanya bantuan masker ini kita harapkan dapat membantu generasi dan guru kita dimasa Pandemi Corona ini," tekan Rachmad.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00