Tolong, Atambua Krisis Air Bersih

Layanan Air Tangki

KBRN, Atambua: Memasuki kemarau panjang persoalan yang paling mengemuka harus dihadapi  Masyarakat di wilayah Kabupaten Belu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) adalah menyangkut sulitnya pemenuhan kebutuhan akan layanan air bersih.

Untuk memenuhi kebutuhan baik memasak mandi cuci dan lain sebagainya sebagian besar masyarakat terpaksa masih memesan layanan tangki air

"Air PDAM sudah tidak keluar lama pipa yang terpasang tahun 90an ada yang sudah karatan bahkan bongkar karena memang air tidak keluar," kata Vinsensius warga Kelurahan  Tulamalae, Kecamatan Atambua Barat, Sabtu (15/8/2020).

Vinsen mengungkapkan, terhitung hampir belasan tahun sudah tidak menikmati layanan air bersih disediakan pemerintah.

Padahal, ujar dia, sambungan perpipaan PDAM Belu sejak tahun 90-an silam sudah terpasang, namun dikarenakan kendala teknis kerusakan instalasi perpipaan yang belum kunjung diperbaiki. Dampaknya tidak lagi mengalirkan air untuk melayani kebutuhan masyarakat pelanggan setempat.

Ia menjelaskan, memesan air tangki minimal sebulan dua kali isi, itu pun pemanfaatan harus sehemat mungkin.

"Sekarang bulan Agustus rata-rata 1 tangki air Rp90 ribu tapi kalau sudah susah air bulan Oktober begitu dalam kota begini tahun lalu sampai Rp130 ribu, mau bagaimana kita butuh harus beli, tidak kita tidak mandi masak lagi," paparnya.

Sementara Sopir tangki Antonius Ngongo mengatakan, minimal harus antri saat melakukan pengisian. 

"Satu hari palingan 7 ret isi kalau ada yang memesan itupun kita sampai malam layani," ujar Antoni.

"Saya biasa buru ret pagi sudah keluar, ada sopir yag mau hanya isi di bak tidak mau di drum biar cepat. Kita ya layani saja apalagi mulai musim kemarau begini kasian susah air, kita antri panjang," jelasnya.

Diketahui, sementara seiring kemarau panjang keberadaan unit sumur gali selama ini bisa dimanfaatkan warga mulai menurun debit bahkan mengering, terpaksa salah satu alternatif memesan layanan tangki air.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00