Ingat, Penyelewengan DAK dan BOS Berkonsekuensi Hukum

Kejaksaan Negeri Sabang Lakukan Sosialisasi Hukum Terkait Penggunaan DAK dan BOS

KBRN, Sabang: Meningkatkan kemampuan dan pengetahuan para kepala sekolah dalam melaksanakan kegiatan pembangunan yang bersifat swakelola, penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Kejaksaan Negeri Sabang lakukan sosialisasi hukum.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Sabang, Choirun Parapat, kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen kejaksaan negeri Sabang, dalam memberikan edukasi kepada Kepala Sekolah dan Satuan Kerja Perangkat Daerah, agar tak salah dalam menggunakan anggaran tersebut.

“Kita melaksanakan Kegiatan ini atas permintaan dari kepala dinas dan komitmen Kejari Sabang untuk memberikan pengetahuan kepada para kepala sekolah, dalam memberikan sosialisasi hukum penggunaan dana DAK dan dana BOS, terutama yang bersifat swakelola,” terang Choirun, Jumat (14/08/2020).

Kata Choirun, kegiatan ini juga sebagai wujud dalam menyampaikan perintah Jaksa Agung untuk senantiasa mengedepankan aspek pencegahan sebelum dilakukan  penindakan terhadap suaatu masalah atau kasus.

“Jadi materi yang disampaikan pada kegiatan tersebut menyangkut aturan teknis pelaksanaan dana DAK dan dana BOS, titik-titik rawan potensi penyimpangan serta upaya yg dilakukan untuk pencegahannya. Pada kegiatan itu juga kita mensosialisasikan tentang UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang UU pemberantasan tindak pidana korupsi,” sebutnya.

Dia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membantu semua kepala sekolah yang berada di Kota Sabang untuk dapat memahami aturan terkait dengan pelaksanaan dana DAK dan dana BOS di wilayah Kota Sabang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00