Mekanisme Penyaluran Dana Subsidi Pekerja Belum Jelas

KBRN, Madiun: Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Madiun masih menantikan petunjuk teknis dan pelaksanaan stimulus bantuan gaji Rp 600 ribu dari pemerintah pusat kepada pekerja. Kepala Disnaker, Suyoto mengungkapkan pihaknya belum mengetahui secara detail perihal stimulus tersebut.

Sebab, mulai proses pendataan, verifikasi dan validasi data pekerja penerima manfaat merupakan kewenangan BPJS Ketenagakerjaan. Sementara Disnaker hanya sebatas menerima laporan pemberitahuan.

"Intinya untuk Disnaker kabupaten/kota dan provinsi masih menunggu petunjuk teknisnya dari pemerintah pusat seperti apa," kata Suyoto, Rabu (12/8/2020).

Persoalan belum adanya kejelasan itu juga menjadi perbincangan hangat di kalangan kepala disnaker daerah lain. Menurutnya, jika berpatok pada syarat nomor rekening pekerja yang harus disetor, diperkirakan bantuan stimulus bagi pekerja bergaji dibawah Rp5 juta per bulan nantinya langsung disetorkan pusat kepada masing-masing pekerja.

Syaratnya adalah pekerja aktif yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan segmen penerima upah dengan iuran Rp 150 ribu per bulan. Selain itu berstatus pekerja non-PNS dan non-karyawan BUMN. Besaran bantuan sebesar Rp600 ribu per bulan, diberikan selama empat bulan. Dicairkan dalam dua tahap sehingga total bantuan yang diterima penerima manfaat yakni Rp 2,4 juta.

"Sebagaimana yang diharapkan pemerintah, bantuan stimulus itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja karena dampak pandemi covid-19. Kemudian output yang dicapai ya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00