Warga Tambak Agung Timur Kesulitan Air Bersih

KBRN, Sumenep: Warga Desa Tambak Agung Timur, Kecamatan  Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengalami krisis air bersih.

Kondisi tersebut sudah terjadi sebulan, sebab sejumlah sumur dan bor yang menjadi sumber mata air sehari-hari bagi warga di Desa tersebut menyusut dan mengering bersamaan dengan datangnya musim kemarau.

”Sebenarnya kekeringan sering terjadi setiap musim kemarau, tapi tahun ini saya kira lebih parah dibanding tahun tahun sebelumnya,” ungkap salah seorang warga Tambak Agung Timur, Abu Hanif, Selasa (11/9/2020).

Saat ini, Warga di Desa tersebut terpaksa mengambil air ke Desa sebelah baik untuk dikonsumsi maupun mandi dan mencuci. Jaraknya cukup jauh antara 1 hingga 2 kilo meter.

”Bencana kekeringan diperkirakan akan terus berlangsung hingga memasuki musim hujan nantui, makanya kami juga berharap Instansi terkait di Pemkab Sumenep turun tangan menyuplai bantuan air bersih,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, ABD. Rahman Riadi menyatakan, Pemkab siap menyalurkan air bersih untuk menanggulangi krisis air ke sejumlah titik yang mengalami kekeringan melalui anggaran tak terduga di APBD 2020. Namun bantuan tersebut harus diawali dengan permohonan dari bawah baik Pemerintah Desa maupun Kecamatan.

”Kami juga menghimbau supaya Desa yang mengalami kekeringan dapat tertangani oleh Pemerintah Desa melalui Dana Desa, sebab sesuai ketentuan salah satu prioritas pengelolaan DD diperuntukkan pada penanganan bencana termasuk kekeringan,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00