Edhy Prabowo: Polisi jangan Asal Tangkap Petambak

KBRN, Pandeglang: Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengingatkan, aparat penegak hukum untuk tidak asal menangkap nelayan pembudidaya ataupun petambak.

Menurutnya, saat ini Presiden Joko Widodo menginstruksikan Kapolri untuk disampaikan kepada seluruh Polda, agar tidak menindak petambak, melainkan diberi pembinaan terlebih dahulu supaya diketahui permasalahannya.

“Sekarang yang belum memenuhi aturan, perintah presiden ke Kapolri, dan Kapolri sudah mengirim telegram kepada seluruh Polda-Polda, tidak ada lagi nelayan pembudidaya yang ditangkap-tangkapi, tidak ada lagi petambak yang asal ditangkap, dibina dulu, apa masalahnya?” kata Edhy saat melakukan panen raya Udang Vaname di Desa Ujung Jaya, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Selasa (11/8/2020).

Bahkan dia mengaku, siap pasang badan apabila ada nelayan yang dikriminalisasi.

“Tetapi selama Anda berjuang untuk mencari nafkah, bejuang menangkap ikan, berjuang berbudidaya, kalau Anda-anda yang dikriminalisasi, saya yang pasang badan untuk Anda. Karena ini sudah perintah Undang-Undang Dasar,” terangnya.

Namun demikian, Edhy menegaskan, bahwa toleransi itu tidak berlaku bagi nelayan yang menyelundupkan narkoba, bahan peledak, hingga senjata.

“Kecuali dua hal, kalau Anda nyelundup narkoba, Anda nyelundup bahan-bahan peledak, Anda nyeludup senjata, saya tidak ikut-ikutan,” tegas politisi Partai Gerindra itu.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00