Denda Masker Rp500.000 untuk Keselamatan Masyarakat NTB

Ilustrasi Penggunaan Masker.jpg

KBRN, Lombok Tengah: Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah mendukung penuh penerapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular yang dibuat Pemerintah Provinsi NTB, berupa denda Rp500 ribu bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker.  

Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT mengatakan, pembentukan Perda tersebut secara umum telah melalui pertimbangan yang sangat baik, yakni untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Tujuannya untuk keselamatan masyarakat,” ujarnya, Senin (10/8/2020).

Menurutnya, jika tidak ada hukuman, untuk meningkatkan disiplin masyarakat memakai masker itu cukup berat. Buktinya, pemerintah telah memfasilitasi jutaan masker, masih saja ada warga yang enggan memakai dengan berbagai alasan.

“Difasilitasi saja masyarakat masih sukit. Jadi kita juga akan menyesuaikan dengan Perda itu, kalau kemarin belum ada landasan hukumnya kalau mau diterapkan denda bagi warga tak pakai masker,” terangya.

Meski demikian, Moh Suhaili mengingatkan, penerapan denda Rp500 ribu bagi mereka yang tidak memakai masker itu jangan hanya dipandang dari satu sisi atau secara kaku, karena realisasinya akan tergantung kondisi pelanggar.

Adapun yang penting bagi Moh Suhaili adalah efek jera bagi masyarakat yang tidak pakai masker.

“Pakai masker, kalau tidak mau di denda. Karena Presiden Jokowi juga telah mengeluarkan surat agar ada punishment. Jadi daerah wajib mengikuti itu," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00