Bentrok Tangerang, Polisi Rahasiakan Jumlah Ormas Ditangkap

Polisi telah kendalikan kemanan pasca bentrok massa yang berebut lahan 450 hektar di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

KBRN, Tangerang: Bentrokan antar dua kelompok masa yang merebutkan lahan seluas 450 hektar di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten mereda. Susana dilokasi yang sejak pagi hingga tengah hari mencekam, kini sudah mulai aman dan kondusif.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Haryanto mengatakan, pihaknya bersama TNI dan tokoh-tokoh agama serta masyarakat sudah dapat mengatasi bentrok massa ini. Hal itu dengan dilakukannya perjanjian agar eksekusi lahan ditunda hingga benar-benar jelas pokok permasalahannya.

"Sudah selesai, semua aman dan kendali. Situasi telah kondusif," ungkap Kapolres kepada rri.co.id, Jumat (7/8/2020),

Menurut Sugeng, mengenai kabar bila ada aksi pengerusakan kantor Kecamatan Pinang. Itu tidak benar. Karena, pihaknya juga telah meminta kepada pihak PN Tangerang dan Badan Pertanahan Negara (BPN) untuk benar-benar kongkrit soal lokasi lahan tersebut.

Disinggung ada berapa dari oknum ormas yang diamankan? Sugeng mengaskan, hal itu soal lain karena mereka kedapatan membawa senjata tajam. "Belum tahu saya berapa yang diamankan. Nanti saya koordinasi dulu denga Reskrim," tukasnya.

Diketahui, terjadi bentrokan dua kelompok massa di Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten, Jumat (7/8/2020). Diduga akibat rebutan lahan seluas 450 hektar antara pihak ahli waris bernama Darmawan dengan PT Tangerang Matra.

Berdasarkan  informasi lokasi lahan itu di RT 04 RW 03, Kampung Kunciran Jaya, Kelurahan Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang telah berproses di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00