Pasien Covid-19 Meninggal, IGD RSUD Dompu Ditutup

Seorang Pengunjung RSUD Dompu melintas di depan IGD yang ditutup, Selasa (4/8/2020). Pasca menminggalnya pasien Covid, IGG RSUD Dompu, ditutup. (foto : didin/rri).jpg

KBRN, Dompu : Pasca meninggalnya satu pasien Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di RSUD Dompu, manajemen Rumah Sakit menutup sementara Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penutupan UGD ini karena meninggalnya pasien Covid-19 yang sempat menjalani perawatan di UGD, sebelum masuk ke ruang isolasi.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Jufri ST mengatakan, pasien atas nama HRD (60) ini datang ke RSUD Dompu untuk melakukan perawatan. Namun dari gejala yang didiagnosa Tenaga Kesehatan RSUD, mengarah kepada Covid-19.

“Untuk keamanan, maka ruang UGD ini, setelah kami berkoordinasi dengan manajemen RSUD, maka untuk sementara ditutup,” kata Jufri di Dompu, NTB, Selasa (4/8/2020).

Untuk pelayanan IGD, sementara dilakukan di UGD darurat yakni diruang transit pasien. Tidak hanya ruangan IGD, delapan tenaga kesehatan dan tiga tenaga medis juga dilakukan rapid tes dan swab. Meski menunjukkan reaktif dan negatif Covid-19, tiga dokter dan delapan perawat ini sudah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumahnya.

Penutupan IGD ini diperkirakan akan berlangsung selama dua hari dan selama ditutup Tim Gugus Tugas akan melakukan penyemprotan cairan UV ke ruangan IGD. Cairan ini, lebih paten dari alkohol dan bisa membunuh segala kuman dan virus.

Sebelumnya, HRD (60) warga Kecamatan Manggelewa, meninggal dunia saat menjalani isolasi dan perawatan di RSUD Dompu. HRD, terkonfirmasi positif Covid-19 saat dilakukan swab oleh petugas RSUD Dompu. Setelah beberapa jam menjalani isolasi di RSUD Dompu, HRD meninggal dunia. Warga Desa Doromelo ini, memiliki penyakit bawaan yakni asma akut dan beberapa penyakit lainnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00