Perpanjangan PSBB Pengaruhi Kelangsungan Pelaku Usaha

KBRN, Jakarta: Ekonom Unika Atma Jaya Jakarta Rosdiana Sijabat mengatakan perpanjangan kembali masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta hingga 13 Agustus 2020 berpengaruh terhadap kelangsungan pelaku usaha. 

"Sudah pasti perpanjangan PSBB ini akan tetap menekan dan berdampak negatif terhadap pelaku usaha, terutama pelaku usaha kecil," kata Rosdiana dalam keterangan tertulisnya kepada rri.co.id, Sabtu (1/8/2020). 

Menurutnya, kondisi ini juga menjadi salah satu faktor rendahnya penyerapan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEM) untuk sektor UMKM yang belum mencapai 10 persen hingga akhir Juli 2020. 

Selain itu, ujar Rosdiana, PSBB transisi yang masih berjalan, terutama di Provinsi DKI Jakarta berdampak terhadap jam operasional usaha. Apalagi, hampir 40 persen pelaku usaha kecil terpaksa menurunkan volume produksi dan jam operasional, yang diikuti dengan pengurangan karyawan yang bekerja. 

"Pengurangan jam operasional dan pengurangan karyawan ini masih tetap menciptakan gangguan buruk baik pada sisi suplai maupun permintaan secara agregat pada sektor usaha kecil dan menengah," terangnya.

Faktor lain, kata Rosdiana, adanya pandemi Covid, membuat pelaku usaha kecil harus secara cepat beradaptasi dengan praktik bisnis kondisi normal baru, yakni masuk dengan menjadi bagian ekosistem e-commerce, menjadi pelaku bisnis secara online. 

Namun, faktanya, kemampuan pelaku usaha kecil untuk masuk ke ekosistem ini tidak merata. 

"Jadi menurut saya, pemerintah perlu memberi perhatian khusus, bagaimana pelaku usaha kecil ini dipermudah dan diberdayakan secara terstruktur untuk menjadi bagian dari ecosystem e-commerce di Indonesia," terangnya.

Masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta merupakan perpanjangan ketiga masa PSBB transisi di ibu kota.

"Dengan berbagai pertimbangan kami kembali memperpanjang masa PSBB transisi ketiga kalinya hingga 13 Agustus 2020," ujar Anies  melalui akun Youtube resmi Pemprov Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Anies mengatakan perpanjangan masa PSBB transisi itu mempertimbangkan angka positivity rate Jakarta yang masih berada di 6,5 persen, Selain itu Pemprov Jakarta mempertimbangkan penularan covid-19 yang masih berkisar di angka satu.

(foto: Antara)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00