Siap-siap, Cimahi Bakal Terapkan Sanksi Denda Masker

KBRN, Cimahi: Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna menyatakan, bakal mendukung kebijakan Gubernur Jawa Barat Ridwan kamil lantaran menerapkan sanksi denda Rp 150.000,- bagi warga tidak mengenakan masker masih dalam masa pandemi Covid-19.

 "Soal denda enggak pakai masker yang berlaku se-Jabar, baguslah pasti kita ikut. Kami tengah menyiapkan mekanisme pengawasan  di lapangan agar masyarakat disiplin mengenakan masker," ungkap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna kepada wartawan saat ditemui usai membuka pelatihan bidang cooking dan pembuatan hand sanitizer di Gedung Cimahi Techno Park, Jalan Baros Kota Cimahi, Jawa Barat, Selasa (14/7/2020). 

Menurut Ajay, sebetulnya masyarakat tidak perlu dihimbau hingga disanksi agar disiplin pakai masker.

"Sesuai teori medis bahwa rajin cuci tangan pakai sabun, jauhi kerumunan,pakai masker sekitar 80% melindungi diri dari corona. Sebetulnya tidak perlu diimbau, disanksi. Padahal, untuk kebutuhan diri sendiri," kata dia.

Ajay menyebutkan, juga telah membahas dengan dinas terkait soal mekanisme penerapan aturan dan pengawasan di lapangan. 

"Pergub baru turun, kita baru bahas bagaimana menyikapinya. Jangan hanya tagline besar soal denda, tapi orangnya. Kalau perlu aturan di daerah pasti bikin, malah menurut saya dendanya terlalu kecil," terang dia.

Ajay mengklaim, warga Cimahi sudah patuh memakai masker.

"Ada di bawah 1% yang enggak pakai masker, malah setiap hari bagi-bagi masker. Minggu kemarin habis 10.000 masker. Kita juga minta tolong ke teman pengusaha bantu masker karena ternyata banyak yang beralih jadi produksi APD dan masker. Yang belum patuh itu soal kerumunan," kata Ajay.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00