Penyaluran Bantuan Korban Kebakaran Pasar Inpres Ricuh

Pengaturan pembagian bantuan masa panik bagi para pedagang korban kebakaran di Lhokseumawe, Aceh (Dok. RRI)

KBRN, Lhokseumawe: Pembagian sembako bagi pedagang pasar inpres korban kebakaran, di halaman Mako Satpol dan Wilayatul Hisbah (WH) Kota Lhokseumawe, berlangsung ricuh, Sabtu (11/07/2020) sore.

Lebih dari 400 pedagang pasar inpres yang datang ke lokasi pembagian sembako itu, sebagian besar di antaranya menolak menerima bantuan masa panik dari Pemerintah Kota (Pemkot) Lhokseumawe.

Warga pedagang menolak menerima sembako tanggap darurat karena termakan isu akan dipindahkan ke pasar induk di Gampong Ujong Blang. 

Mereka enggan menandatangani kertas berisi daftar nama-nama pedagang korban kebakaran Pasar Inpres Lhokseumawe, yang sudah tertera sesuai nama dan alamat hingga keterangan kepemilikan lapak sendiri maupun lapak sewa.

Bahkan seorang ibu salah satu pemilik lapak mengamuk, terlibat adu mulut dengan petugas serta nyaris merobek daftar nama-nama calon penerima bantuan masa panik itu.

Berikut seperti yang terekam dalam Video Liputan RRI Lhokseumawe:

Pantauan RRI di lokasi, para pedagang kebanyakan yang pergi meninggalkan Mako Satpol-PP dan WH tanpa membawa pulang sembako.

Sementara sebagian lainnya tetap menerima bantuan tersebut dengan membubuhkan tanda tangan sesuai alamat di KTP dan daftar penerima bantuan yang dipegang petugas pembagian.

Sementara petugas pembagian terdiri dari tim Kantor Camat, Polsek, dan Koramil Banda Sakti.

Bantuan sembako masa panik korban kebakaran di Aceh (Dok. RRI)

Sedangkan dilokasi tidak satupun terlihat pejabat terkait, terutama 'Hariya' penanggung jawab pedagang Pasar Inpres Kota Lhokseumawe.

Sementara Kasatpol-PP dan WH Kota Lhokseumawe, Zulkifli, yang dihubungi RRI melalui Handphone selulernya mengatakan, pembagian sembako masa panik kepada pedagang korban kebakaran Pasar Inpres, menjadi urusannya pihak Kecamatan, Polsek, dan Koramil Sakti bersama Hariya Pasar.

"Mereka yang ditunjuk Pak Wali (Walikota-red) sebagai pihak yang membagikan dilapangan setelah penyerahan pada Jum'at, 10 Juli 2020 kemarin", pungkas Zulkifli.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00