Sempat Konflik, Bupati dan Wakil Aceh Tengah Berdamai

KBRN, Takengon: Rapat Paripurna DPRK Aceh Tengah dengan agenda perdamaian Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah dilaksanakan pada Sabtu 11 Juli 2020 di ruang rapat DPRK setempat.

Rapat berlangsung sukses, dengan hadirnya kedua pimpinan Aceh Tengah itu, Shabela Abubakar dan Firdaus.

Acara yang dimulai pada pukul 11.30Wib, dan hanya berlangsung selama kurang lebih 60 menit, dengan agenda sambutan Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega, pembacaan ikrar perdamaian, disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRK Aceh Tengah Sukurdi Iska dan penandatanganan ikrar perdamaian oleh Shabela-Firdaus.

Ketua Pansus DPRK Aceh Tengah Sukurdi Iska mengaku akan terus melakukan pengawalan terhadap perdamaian tersebut.

“Kita akan mengawal tugas Bupati dan Wakil Bupati, itu kita kawal. Pansus ini akan berjalan. Karena dari awal kita berfikir  ini kan miss komunikasi, karena itu, tidak mengetahui mungkin tugasnya, bukan apa-apa,” ujar Ketua Pansus DPRK Aceh Tengah Sukurdi Iska, Sabtu (11/7/2020).

Sementara isi ikrar perdamaian memuat tiga point penting. Pertama Bupati dan Wakil sama-sama meminta maaf kepada masyarakat Aceh Tengah atas keselahpahaman yang terjadi.

Kedua, tidak akan mengulangi perselisihan selama memimpin Kabupaten Aceh Tengah, dan ketiga jika kesepakatan ikrar dilanggar, maka DPRK akan melakukan proses pemakzulan.

Acara perdamaian turut dihadiri Sekretaris Daerah, Mukim, Majelis Adat Gayo dan sejumlah pimpinan daerah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00