Persiapan Kalteng Supaya Food Estate Sukses

Persiapan food estate di Kalimantan Tengah harus maksimal mengedepankan sumber daya lokal (Ilustrasi/Dok. Istimewa)

KBRN, Palangka Raya: Pengembangan Food Estate dinilai memerlukan kesiapan di sejumlah aspek.

Terlebih pada penyiapan sumber daya  manusia yang unggul, penyusunan regulasi dan aturan hukum soal kepemilikan lahan, irigasi, hingga bibi tunggul yang diandalkan pada pengembangan Food Estate.

Kepada RRI, salah seorang pengamat sosial yang juga dosen Universitas Palangka Raya Ferry Irawan, Jumat (10/07/2020) mengungkapkan, Provinsi Kalimantan Tengah harus mulai menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni di bidang pertanian dengan mulai merekrut dan mengadakan pelatihan dan penyuluhan.

Selain itu juga perlu disiapkan pengaturan hukum mengenai kepemilikan lahan baik milik Negara, daerah atau perorangan.

Hal lain yang perlu disiapkan adalah soal irigasi sehingga pada musim kemarau kegiatan pertanian tetap berjalan.

Selain itu Provinsi Kalteng juga saat ini harus mulau mempersiapkan bibit unggul yang cocok dan tahan ditanam di wilayah yang didominasi gambut.

“Selain juga masalah pupuk yang harganya terjangkau dan memiliki kualitas yang prima,” jelasnya.

Lebih jauh Ferry juga mengungkap persiapan yang tak kalah pentingnya adalah mengenai pengadaan akses dan sarana distribusi terhadap food estate ini.

Saat ini harus diupayakan pembangunan akses dan sarana prasarana lain yang bisa mendongkrat produktifitas dan mutu pertanian Kalteng sendiri.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00