Tito Karnavian Incar Wabup Halut, Ada Apa?

Wakil Bupati Halut, Muhlis Tapi-Tapi (Istimewa)

KBRN, Ternate: Ancaman Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang akan memberhentikan bupati di Maluku Utara (Malut) karena tidak hadir dalam pertemuan terkait dengan pemaparan kesiapan Pilkada 9 Desember 2020 sesuai dengan kewenangan yang diatur dalam UU No 23 tahun 2014 ditanggapi Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Muhlis Tapi-Tapi.

Kepada RRI usai rakor dengan Mendagri Tito Karnavian di Ternate Wabub Halut Muhlis Tapi-Tapi, Kamis (9/7/2020) mengatakan, kehadirannya di sini mewakili bupati dan itu memang tidak menjadi masalah.

Karena menurutnya, ketidak hadiran bupati Halut dalam agenda ini karena bupati sedang berada di Jakarta untuk melaksanakan beberapa agenda.

Baca juga: Tak Hadir Rakor Mendagri, 6 Bupati di Malut Terancam Diberhentikan

“Kalau bupati tidak ada saya yang mewakili dan itu tidak apa-apa,” katanya.

Yang lebih fatal kata Wabup Halut, jika undangan untuk bupati diwakili oleh sekretaris daerah (Sekda) dan pejabat lain dibawahnya.

Menurutnya, ketidak hadiran bupati karena beliau memiliki partai Golkar dengan kapasitas sebagai ketua Dewan Pengurus Daerah II (DPD-II) Partai Golkar Halut.

“Yang pasti apa yang menjadi penekanan pak Menteri tadi itu hal yang wajib untuk kita tindaklanjuti,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00