Provinsi Natuna-Anambas Diklaim Solusi Jaga Perbatasan

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal (Dok. Istimewa)

KBRN, Ranai: Wacana Pemekaran Provinsi Khusus Kepulauan Natuna dan Anambas terus digaungkan, terlebih lagi dalam menyikapi situasi Laut China Selatan (LCS) yang saat ini terus bergejolak.

Terealisasinya pemekaran dua Kabupaten tersebut menjadi Provinsi baru, diklaim Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal sebagai salah satu bentuk atau wujud menjaga wilayah perbatasan dari gangguan negara asing. 

“Pemekaran Kepulauan Natuna dan Anambas jadi Provinsi baru, hal yang harus dilakukan untuk menjaga wilayah perbatasan," kata Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal kepada RRI, saat ditemui, Selasa (30/6/2020).

Hamid menambahkan, saat ini proposal usulan pembentukan Provinsi Natuna dan Anambas telah selesai, tinggal diserahkan ke Pemerintah Pusat.

“Tinggal kita serahkan kepada Kementerian Dalam Negeri, nanti juga kita ajak pihak DPRD Natuna dan Anambas untuk penyerahan proposalnya,” jelas Hamid.

Sementara itu dalam situasi konflik di perairan China Selatan, masyarakat Natuna juga diminta untuk tetap tenang dan waspada.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00