689 Kasus DBD Tasikmalaya, 16 Meninggal

KBRN, Tasikmalaya: Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mencatat 689 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak awal tahun 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Uus Supangat mengatakan, dari angka tersebut, 16 diantaranya meninggal dunia.

"DBD terus meningkat jika dibanding tahun sebelumnya," kata Uus kepada Radio Republik Indonesia RRI, Minggu (28/6/2020).

Meski jumlah kasus DBD terus meningkat, Uus menjelaskan, pemerintah daerah belum menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Ada beberapa variabel yang harus dipenuhi untuk menetapkan sebagai KLB," jelas Uus.

Akan tetapi, Pemerintah daerah lanjut Uus, terus melakukan berbagai langkah untuk menekan penyebaran DBD.

"Kami melakukan berbagai pendekatan kepada masyarakat untuk membangun kesadaran menjaga pola hidup bersih. Termasuk melakukan pendekatan epidemologi," ucapnya.

Selain upaya itu kata Uus, masyarakat juga harus berperan aktif, dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

"Yang paling penting Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Sebab fogging tidak efektif," pungkas Uus.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00