Subang Menolak RUU HIP, Rencana Aksi Berlanjut

LSM KAMPAK Subang Tolak Keras RUU HIP

KBRN, Subang: Gelombang penolakan Rancangan Undang Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) masih terus berlanjut di daerah, termasuk di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Ketua Koordinator LSM Komunitas Anak Muda Peduli Anti Korupsi (KAMPAK) Kabupaten Subang Asep Sumarna Toha menyatakan, aksi menentang KAMPAK terhadap RUU HIP akan terus bergulir.

"InsyaAllah kami akan terus melakukan aksi menentang terhadap RUU HIP. InsyaAllah, jika Allah mengizinkan, kami akan menggelar aksi tersebut, pada pekan depan," ucap Asep di Subang, Sabtu (27/6/2020).

Sebelumnya KAMPAK mengadakan aksi RUU HIP di Gedung Sate Bandung beberapa waktu yang lalu. Kemudian akan dilanjutkan di Kabupaten Subang, jika tidak ada aral melintang kata Asep, RUU HIP akan digelar pekan depan.

Aksi penolakan nanti, kata Asep, tidak hanya KAMPAK yang bakal turun ke jalan.

"Juga ada sejumlah LSM dan Ormas Islam, serta Ormas non Islam, dan Ormas Nasionalis juga akan ikut menggelar aksi unjuk rasa penolakan RUU HIP selama RUU HIP tidak dicabut oleh pemerintah," ucap dia.

Saat ditanyai jumlah massa KAMPAK dalam demonstrasi itu, dia belum menyebutkan estimasinya.

"Tetapi yang pastinya, massa akan terus bertambah banyak," kata Asep.

Asep juga menjelaskan alasan penolakan RUU HIP.

"Itu jelas ada indikasi pelemahan Pancasila, dan ada dugaan masuknya paham komunisme, dari Pancasila ke Trisila, hingga Ekasila," ujar dia.

"Pancasila harga mati, tidak bisa diubah lagi. Dan saya yakin jika ajaran pancasila ini benar benar dijalankan dan diamalkan oleh seluruh anak bangsa, sila demi silanya," lanjut dia.

Dia juga menyebutkan pentingnya mengamalkan Pancasila demi martabat Indonesia di mata dunia.

"Maka saya yakin, bangsa ini akan damai, dan menjadi negara maju. Bahkan disegani di dunia internasional," tegas Asep.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00