Rapid Test Bupati Dompu Non Reaktif

Suasana Pendopo Bupati Dompu, NTB Pasca Rapid Tes. Di Pendopo ini, Bupati Dompu bersama keluarganya menjalani isolasi mandiri.

KBRN, Dompu : Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menegaskan hasil Rapid Tes terhadap Bupati beserta keluarganya, menunjukkan Non Reaktif.

Sekretaris Gugus Tugas, Jufri mengatakan, meski non reaktif Bupati bersama keluarganya tetap melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan.

"Beliau sendiri yang meminta untuk isolasi mandiri," katanya, Minggu (7/6/2020).

Tidak hanya bupati dan keluarganya, hasil rapid tes terhadap 30 orang yang berhubungan erat dengan 5 pasien positif covid, juga menunjukkan non reaktif. Jufri juga menegaskan, kondisi kesehatan 5 pasien termasuk satu anak usia 9 tahun yang menjalani perawatan di RS Darurat Wisma Terpijar, dalam kondisi baik.

Gugus Tugas dalam waktu dekat, juga akan melakukan rapid tes kembali terhadap seluruh ASN dilingkup Setda Dompu. Tidak hanya itu, ASN yang pada saat senam merah putih di Lapangan Beringin, juga akan dilakukan rapid tes.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Dompu, Muhammad Ikhsan memastikan pelayanan Pemkab Dompu akan tetap berjalan normal.

"Meskipun setelah kita berada di zona hijau dan kembali ke zona merah, namun keputusan mengakhiri WFH dan berubah menjadi WFO, tetap dijalankan," katanya.

Namun demikian, protokol kesehatan memasuki instansi milik Pemkab Dompu ini, lebih di perketat. Jika sebelumnya hanya wajib menggunakan masker, mulai senin besok, pegawai yang masuk kerja, akan dites suhu tubuhnya.

Jika nantinya ada pegawai yang memiliki suhu tubuh diatas 38 derajat, mengalami batuk-batuk, flu dan demam tinggi, petugas akan melakukan Rapid Tes pegawai tersebut dan diminta untuk melakukan karantina mandiri.

Tatanan Kehidupan Baru yang sudah diambil Pemkab Dompu, merupakan upaya untuk menstabilkan ekonomi yang sempat mengalami keterlambatan. Namun demikian, Tatanan Kehidupan Baru ini, dikatakan Ikhsan, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00